Kawasan Sudirman belakangan ramai dikunjungi para remaja dari Ibu Kota dan sekitarnya. Mereka beraksi di jalanan Dukuh Atas hingga menggelar acara Citayam Fashion Week.
Salah satu remaja yang kerap lenggak lenggok di acara tersebut ialah Jeje Slebew. Dia kini menjelma menjadi gadis viral hingga dikenal banyak orang.
Belum lama ini, Jeje kedapatan naik darah lantaran dikerubungi massa untuk berfoto bersama. Kini sosoknya pun dikawal ketat. Berikut ulasannya.
Advertisement
Dikerumuni Massa
Kawasan Sudirman menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah remaja di seputaran Ibu Kota Jakarta. Kawasan tersebut justru menjadi tempat berkumpulnya para remaja sembari adu gaya.
Lantaran hal tersebut, muncul Jeje dengan jargon khasnya 'Slebew' yang turut menjadi ikon. Sosok Jeje lantas menjadikan dirinya kian disorot massa.
Selayaknya dalam sebuah momen yang terungkap melalui video singkat pada akun Instagram @memomedsos berikut. Jeje dalam balutan pakaian berwarna gelap tampak dikerumuni massa.
Diketahui, Jeje kala itu mendapatkan banyak atensi dari warga di lokasi. Jeje diminta untuk berfoto bersama.
"Jeje dan Bonge, remaja viral yang jadi daya tarik di Citayam Fashion Week," demikian dikutip dari keterangan video.
Advertisement
Dikawal Ketat, Terobos Keramaian
Namun, warga di lokasi tersebut seketika berubah menjadi kerumuman tak terkendali. Lantaran hal itu, Jeje langsung mendapatkan pengawalan ketat.
Di sela-sela pengawalan dari sejumlah pria dewasa, Jeje lantas mengungkap rasa geram sekaligus emosi. Sembari berteriak, Jeje mengungkap bahwa kerumunan tersebut bakal dilayaninya untuk berfoto.
Namun, Jeje meminta agar dirinya mendapatkan ruang untuk berjalan terlebih dahulu. Seketika, pengawalan Jeje pun mampu menembus kerumunan massa di lokasi.
"Iya nanti foto, tapi minggir dulu!" teriaknya.
Advertisement
Jadi Ikon, Digandeng Satpol PP
Lantaran dianggap cukup ikonik serta banjir atensi itu lah, Jeje dinobatkan sebagai Duta Nongkrong.
Satpol PP Jakarta Pusat secara tak langsung meminta masyarakat melalui Jeje untuk senantiasa tertib dan menjaga kebersihan.
"Saya dengan Jeje mengajak teman-teman atau adik-adik remaja yang sering berkunjung ke area Kendal, imbauannya tidak boleh membuang sampah sembarangan, hindari kerumunan, kalau nongkrong jangan terlalu malam," ucap Kepala Satpol PP Jakarta Pusat Hendra, dikutip pada Kamis (18/7).
Hendra menambahkan, keterlibatan Jeje Slebew juga sebagai kampanye kepada remaja Citayam, Bogor, agar tetap memakai masker saat berkumpul. Sebab, imbuhnya, pandemi Covid-19 masih terjadi.
"Tetap menggunakan maskernya imbauan seperti itu saja, edukasi ke anak-anak yang biasanya nongkrong sampai malam, kalau tidak ada yang penting-penting banget sebaiknya jangan (berkumpul)," ujarnya.
Advertisement
Banjir Dukungan
Kendati emosi dan rasa kesal Jeje meluap, namun publik pun senantiasa memaklumi. Banyak yang menyebut jika kerumunan massa tersebut merupakan rezeki tersendiri sebenarnya bagi Jeje.
Namun, tak sedikit pula yang lantas menebar tanggapan negatif soal Jeje. Hingga kini, remaja viral tersebut masih terus menjadi perbincangan hangat.
"Udah jadi rezeki mereka," tulis akun @zenka995
"Ketawa ajalah gw.. Klo mang itu rejeki mereka ywdh, berarti dah Tuhan atur," tulis akun @shara.jeannice
"Mereka juga gatau kali bakalan viral, mereka hanya sebatas ngkrong disitu, emang viral ada yg tau? Kan engga, mereka jg engga niat viralin, skrg rame bgt krn bnyk yg buat konten dstu, jd jng salahin merekanya lah, rezeki udh ada yg ngatur," tulis akun @tramadhita
"Aish gila kereen banget merekaaaaaaaa.. gila gila gilaaaaaaaaaaaa," tulis akun @pds_13_
"Mentalnya belum siap," tulis akun @gdupcustom
Advertisement
Video
Remaja viral di kawasan SCBD, Jeje 'Slebew' kedapatan dikerumuni massa untuk berfoto. Dia pun dikawal ketat oleh sejumlah pria guna menembus keramaian sembari mengungkap rasa kesal.
Berikut video selengkapnya yang dapat Anda saksikan.