Roda kehidupan terus berlanjut. Kadang kala, setiap manusia harus mengalami kegagalan demi kegagalan sebagai ujian hidup.
Seperti kisah seorang pebisnis kuliner berikut ini. Indra yang merupakan pemilik warung bakso di kawasan Bogor, Jawa Barat ini pernah mengalami kerugian hingga ratusan juta.
Ada dorongan kuat dari sang istri hingga membuatnya kembali bangkit dan mencapai kesuksesan. Berikut ulasan selengkapnya, dilansir dari kanal YouTube Pejuang Duit, Jumat (21/1).
Advertisement
Utang Bank Rp300 Juta
Pengalaman memang mengajarkan segalanya. Hal itu lah yang dirasakan Indra. Semasa belia, ia pernah mengalami bangkrut hingga utang bank menumpuk sebanyak Rp300 juta.
Kejadian itu bermula dari ambisi Indra untuk membuka banyak cabang di awal bisnisnya. Dengan banyaknya cabang, Indra justru tak fokus hingga satu per satu jatuh.
"Karena mungkin waktu itu nafsu buka cabang ya, akhirnya malah gak kepegang, hancur semua dan bangkrut. Bangkrut itu kita meninggalkan utang di bank ya, kurang lebih Rp300 juta. Namanya manusia ya, normal lah, stres," ungkapnya.
Advertisement
Istri Jadi Tumpuan Semangat
Memiliki utang bank hingga ratusan juta tentu membuatnya depresi. Dari sekian banyak hal di sekitarnya, hanya satu sosok yang mampu membangkitkan Indra untuk kembali berjuang.
Sosok itu tak lain merupakan sang istri tercinta. Indra mengaku, ia merupakan pria yang beruntung lantaran memiliki wanita setia dan pengertian mengenai kondisinya.
"Istri (yang mendukung). Dulu pas waktu masih pacaran sudah bangkrut ya. Sudah tidak jualan bakso, waktu itu saya posisi ngojek," ceritanya.
Tekanan terus berlanjut. Namun, hal itu tak membuat Indra terpuruk. Berkat dukungan sang istri, Indra lantas melaju, membangkitkan kembali usahanya.
"Namanya cibiran ya banyak ya. Alhamdulillah nggak (meninggalkan). Alhamdulillah dapat istri yang pengertian terus kasih semangat," sambungnya.
Advertisement
Kini Omzet Hingga Rp20 Juta
Benar saja, usaha Indra untuk bangkit lantas berbuah manis. Indra mampu menutup kerugian di masa lampau.
Bahkan, kini ia beserta sang istri tercinta dapat merasakan kesuksesan bersama. Tinggal di kediaman yang nyaman, keduanya kini memiliki omzet warung bakso hingga mencapai Rp20 juta setiap harinya.
"Kalau hari biasa itu kurang lebih Rp12 juta sampai Rp16 juta. Kalau weekend itu antara Rp15 juta sampai Rp20 juta. Itu untuk satu cabang," terangnya.