Banjir Besar di Kalimantan Barat, Ini Videonya Jalan Raya Berubah Jadi 'Sungai

Video kondisi banjir di Kalimantan Barat yang sudah melanda selama lebih dari 3 minggu.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Banjir Besar di Kalimantan Barat, Ini Videonya Jalan Raya Berubah Jadi 'Sungai
Kondisi Banjir di Kalimantan Barat. Instagram/@majeliskopi08 ©2021 Merdeka.com

Sudah lebih dari tiga pekan banjir menerjang beberapa wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar). Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pekan lalu, setidaknya ada sekitar lebih dari 21.000 rumah termasuk tempat ibadah ikut terdampak banjir besar ini.

Bahkan, sejauh ini dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat banjir. Video merekam potret banjir yang terjadi di Kalbar pun ramai beredar dan jadi perbincangan di media sosial.

Melansir dari unggahan di Instagram @majeliskopi08, membagikan potret kondisi jalan raya di Kabupaten Sintang yang mendadak berubah menjadi 'sungai'. Berikut videonya:

Banjir Menerjang Kalimantan Barat Lebih dari Tiga Minggu

Banjir besar yang menerjang sejumlah wilayah di Kalimantan Barat belakangan tengah ramai jadi perbincangan masyarakat. Sebab, sudah lebih dari tiga minggu banjir yang melanda tak kunjung surut.

Salah satu daerah yang cukup terdampak banjir terletak di Kabupaten Sintang. Setidaknya, sekitar 12 kecamatan dilaporkan terkena dampak dari bencana ini.

Mengutip laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), lebih dari 40 ribu jiwa harus mengungsi karena banjir tersebut. Bahkan, dua warga dilaporkan meninggal dunia.

Video Kondisi Banjir Berubah Jadi Sungai

Melalui unggahan di akun Instagram @majeliskopi08, membagikan video merekam potret kondisi terbaru di Jalan Lintas Melawi Kota Sintang Kalimantan Barat.Dalam video yang dibagikan, seorang perekam video tampak tengah menaiki sebuah perahu melewati banjir sambil memberikan laporan keadaan sekitar. Terlihat kondisi jalan raya tersebut justru mendadak tampak berubah menjadi sungai. Dalam keterangan unggahan, disebutkan bahwa video itu diambil pada Sabtu, 13 November 2021. "Ini jalan Lintas Melawi ini bukan sungai sebenarnya jalan raya, tapi berubah menjadi sungai," kata perekam video. 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh MajelisKopi08 (@majeliskopi08)

Baca Juga Wakil Ketua DPRD Soroti Ketidakhadiran Pimpinan Daerah Parigi Moutong di Penas KTNA Saat Bencana Melanda

Kondisi Banjir di Wilayah Lain

Di video lain, seorang warga juga melaporkan kondisi banjir di wilayah Kalbar pada tanggal 1 November 2021 di daerah pasar Nanga Pinoh, Sintang, Kalimantan Barat.Dalam video, terlihat kondisi banjir sudah menggenangi bangunan warga bahkan sudah hampir mencapai lantai dua. Mobilitas warga juga tampak terbatas dan membutuhkan perahu untuk melintas.Berikut videonya, dilansir dari Instagram @majeliskopi08:

      Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh MajelisKopi08 (@majeliskopi08)

Baca Juga Wali Kota Medan Rico Waas Manfaatkan Gotong Royong untuk Serap Aspirasi Warga, Fokus Atasi Banjir dan Infrastruktur

Penyebab Banjir

Dalam keterangan unggahan, disebutkan bahwa Gubernur Kalimantar Barat (Kalbar) Sutarmidji mengakui bahwa deforestasi dan pertambangan adalah penyebab bencana banjir yang menerjang beberapa wilayah di Kalimantan Barat. "Kalau sekarang ini lebih banyak karena deforestasi dan pertambangan tidak diikuti dengan menangani tempat pembuangan, aliran air dan sebagainya," kata Sutarmidji mengutip dari Instagram @majeliskopi08. Menurutnya, hutan-hutan di Kalbar sudah habis lantaran Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri (IUPHHK-HTI) banyak diberikan kepada perusahaan. Sehingga, lahan konsesi lebih banyak dibanding dengan hutan yang ada.Selain itu, konsesi untuk pertambangan di Kalbar juga turut menjadi salah satu faktor penyebab banjir. Akibatnya, resapan air pun berkurang dan imbasnya air yang turun di musim hujan tidak dapat meresap.

Baca Juga Hujan Lebat Guyur Padang, BPBD Ingatkan Potensi Bencana dan Siagakan Tim
Halaman Berikutnya Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Bersih Maksimal dalam 10 Menit
Rekomendasi