Pahami Fungsi Wawasan Nusantara & Dasar Pemikirannya, Penting bagi Warga Indonesia

Memahami fungsi wawasan nusantara dan dasar pemikirannya.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Pahami Fungsi Wawasan Nusantara & Dasar Pemikirannya, Penting bagi Warga Indonesia
Perajin Patung Garuda Pancasila. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Sebagai warga negara, ada baiknya untuk memahami fungsi wawasan nusantara dan dasar pemikirannya. Diketahui bersama, Indonesia merupakan negara multikultural. Di mana memiliki beragam suku, ras maupun agama. Indonesia secara geografis adalah negara kepulauan yang diapit oleh dua samudera dan dua benua. Tak heran jika Indonesia juga menjadi tempat yang strategis bagi perdagangan dunia.

Bisa dikatakan, perdagangan internasional menjadi salah satu penyebab mudahnya pengaruh asing masuk ke dalam berbagai aspek kehidupan bangsa Indonesia. Karenanya, sangat penting bagi warga negara Indonesia untuk mempelajari kewarganegaraan serta memahami wawasan nusantara.

Tujuannya agar masyarakat dapat mengetahui jati diri bangsa Indonesia. Selain itu juga bisa senantiasa menjaga keutuhan NKRI dan memegang teguh nilai-nilai pancasila. Dalam hal ini, wawasan nusantara yaitu cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di mana meliputi darat, laut dan udara yang di atasnya sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan.

Lantas apa saja fungsi wawasan Nusantara dan dasar pemikirannya? Melansir dari Liputan6.com, Jumat (29/10), simak ulasan informasinya berikut ini.

Wawasan Nusantara

Sebelum mengetahui fungsi wawasan Nusantara, sebaiknya mengenal dulu apa itu wawasan Nusantara. Wawasan Nusantara berasal dari kata wawasan dan nusantara. Wawasan berasal dari kata Bahasa Jawa 'wawas' yang berarti pandangan, tinjauan atau penglihatan indrawi. Kemudian muncul kata 'mawas' yang berarti memandang, meninjau atau melihat. Itu berarti wawasan bisa dikatakan sebagai cara pandang, cara melihat.

Pandangan mengenai wawasan nusantara dibuat bukan tanpa memiliki tujuan yang tak berarti. Tujuan wawasan nusantara sendiri sebagai geopolitik Indonesia dibagi menjadi dua. Konsep geopolitik ini berlandaskan pada pandangan kewilayahan dan kehidupan bangsa. Sebagai negara yang sangat luas dengan berbagai keragaman di dalamnya, Indonesia memiliki wawasan nusantara sebagai dasar pengembangan wawasan nasional.

Tak hanya faktor geografi, wawasan nusantara juga mengutamakan kepentingan masyarakat di dalam beberapa aspek. Di antaranya seperti sosial, budaya, politik, ekonomi hingga pertahanan dan keamanan.

Fungsi Wawasan Nusantara

Sebagai warga negara, ada baiknya untuk memahami fungsi wawasan nusantara. Secara umum wawasan Nusantara berperan sebagai pedoman, motivasi, dorongan dan rambu-rambu dalam memastikan semua kebijaksanaan, ketentuan, tindakan serta perbuatan. Untuk penyelenggaraan negara di pusat, daerah ataupun untuk semua rakyat Indonesia dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.Tak hanya itu, fungsi wawasan nusantara juga untuk membentuk persatuan dan kesatuan bangsa. Bahkan fungsi wawasan nusantara juga untuk membina persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di mana hal ini adalah ajaran dasar nasional yang melandasi kebijakan dan langkah pembangunan di Indonesia.

Dasar Pemikiran Wawasan Nusantara

Setelah mengetahui penjelasan dan fungsi wawasan nusantara, kini pahami pula dasar pemikirannya. Wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap lingkungannya. Bangsa Indonesia sendiri memandang wawasan nusantara sebagai visi dan perwujudan kebhinekaan atau keberagaman yang ada di Tanah Air.

Hakikat dari wawasan nusantara yaitu menyatukan perbedaan dan batasan wilayah di seluruh Indonesia. Mulai dari Sabang sampai Merauke. Sehingga akan terwujud Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang bersatu serta utuh dalam mencapai tujuan nasional Indonesia.Wawasan nusantara Indonesia dibentuk dan dijiwai oleh pemahaman kekuasaan bangsa. Pemahaman ini dilandasi oleh falsafah Pancasila dan pandangan geopolitik Indonesia yang berdasarkan pemikiran kewilayahan dan kehidupan bangsa. Sebab, dasar pemikiran wawasan nusantara terdiri atas berdasarkan filsafat, kewilayahan, sosial budaya dan kesejarahan.

Rekomendasi