Kontroversi Diaz Hendropriyono-Deddy Corbuzier: Hormati Sikap Santri, Jangan Mengolok

Menutup telinga dianggap Diaz Hendropriyono sebagai cara yang tak wajar. Tanggapan Diaz turut menyeret presenter kondang Deddy Corbuzier berkomentar hingga dianggap tak toleran.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Kontroversi Diaz Hendropriyono-Deddy Corbuzier: Hormati Sikap Santri, Jangan Mengolok
Kontroversi Diaz Hendropriyono & Deddy Corbuzier. Instagram/@diaz.hendropriyono ©2021 Merdeka.com

Beredar sebuah video mengenai reaksi dari para santri penghapal Alquran saat mendengar alunan musik tengah bergaung. Menutup telinga dianggap Diaz Hendropriyono sebagai cara yang tak wajar.

Tanggapan Diaz turut menyeret presenter kondang Deddy Corbuzier berkomentar. Lantaran tulisannya, publik figur berkepala pelontos itu seketika dianggap tak toleran.

Ketua PP Muhammadiyah pun meminta semua pihak saling menghargai dan tak mengolok pendapat serta keyakinan orang lain. Berikut ulasan selengkapnya.

Diaz Hendropriyono mengunggah sebuah video pendek yang memperlihatkan saat sejumlah santri tengah menunggu giliran untuk vaksinasi Covid-19. Di ruang tunggu, kumpulan santri tersebut diperdengarkan alunan musik barat dan menutup telinga.

"Santri kami sedang antre untuk vaksin. Di tempat vaksin ini ada suara musik, Anda lihat, santri-santri kami menutup kupingnya agar mereka tidak mendengar suara musik itu," terang sang perekam video.

Dalam unggahan Diaz, video tersebut kemudian disambung-sambungkan dengan sejumlah video sekumpulan pria Arab berbaju gamis tengah menari, berdansa sambil menikmati musik.

Dalam keterangan unggahannya, putra mantan kepala BIN Jenderal TNI Purn. AM Hendropriyono itu bahkan menyebut para santri tersebut sudah salah diberikan pendidikan sejak kecil. Tak ada salahnya untuk sedikit bersenang-senang.

"Sementara itu... Kasihan, dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. There's nothing wrong to have a bit of fun (Tidak ada yang salah untuk sedikit bersenang-senang)" tulisnya melalui @diaz.hendropriyono.

Unggahan Diaz lantas dikomentari oleh Deddy Corbuzier di kolam komentar.

"Mungkin mereka lagi pakai airpod... Terganggu.. Ye kaaaan," ungkap @mastercorbuzier.

Unggahan serta komentar itu seketika membuat warganet meradang. Keduanya dianggap sebagai sosok publik figur yang tak memiliki rasa toleransi mengenai keyakinan para santri.

Ternyata Para Santri Penghapal Alquran, Diaz dan Deddy Ramai Dikecam

Warganet menyebut, para santri memiliki cara sendiri bagi mereka untuk menentukan pilihan. Saat memilih menjadi penghafal Alquran, mereka bakal berhati-hati dengan sumber suara yang berpotensi mengganggu hafalan.

"@mastercorbuzier sumpah hilang respect aku om sama anda. Mereka tutup kuping karena mereka takut hafalan Alquran nya berantakan gara-gara musik tersebut," ungkap @ahsanul760.

"@mastercorbuzier sumpah kecewa banget gue sama om ded. Dia berusaha buat menjaga hafalannya. Om ded sendiri yang selalu bilang toleransi tapi om ded sendiri gak da toleransinya," kata @ahm.jimr.

Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad menuturkan, tak ada salahnya atas sikap para santri yang memilih untuk menutup telinga saat mendengar alunan musik. Setiap orang seharusnya paham dengan konsep toleransi jika ingin membangun negara demokrasi.

"Jadi jangan main mengolok-olok, menurut saya, itu pendapat orang kan bebas ya. Mau pendapat apapun boleh, mau mengharamkan, mau tidak itu kan urusan pribadi masing-masing. Keyakinan yang harus kita hormati," ucap Dadang.

Keyakinan orang yang dilihat cukup berbeda seharusnya dihargai. Dadang menuturkan, hal itu sudah sewajarnya tak dijadikan sebuah ajang untuk merendahkan pendapat, minat, hingga keyakinan seseorang.

"Kita jangan sampai memperolok, merendahkan orang. Hargai kesenangan orang, minatnya. Itu kalau mau demokrasi ya," tambahnya.

Dia mengatakan, Islam mengajarkan untuk saling menghargai pendapat orang. Bahkan di dalam Alquran disebutkan yang diolok-olok bisa jadi lebih baik dari yang mengolok-olok. "Saling menghargai, jangan saling mengolok-olok, merendahkan orang, merendahkan pendapat orang. Itu salah satu kesombongan yang tidak disenangi oleh tuhan. Agama apapun tidak menyenangi kesombongan. Kita jangan sampai memperolok, merendahkan orang. Hargai kesenangan orang, minatnya. Itu kalau mau demokrasi ya," katanya.

Berikut videonya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Diaz Hendropriyono (@diaz.hendropriyono)

Baca Juga Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati di Semarang Naik ke Penuntutan, Pengasuh Ponpes Ditahan
Halaman Berikutnya Sebelum Ditanam, Kenali 12 Tanaman Hias Beracun yang Perlu Dijauhkan dari Anak dan Hewan
Rekomendasi