Muncul Pria Mengaku Raja dari Kerajaan Sunda di Cikarang, Bikin Gaduh Rusak Motor

Pria itu kedapatan mengamuk hingga merusak sepeda motor. Saat diamankan, ia menyebut jika dirinya merupakan raja dari Kerajaan Sunda.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Muncul Pria Mengaku Raja dari Kerajaan Sunda di Cikarang, Bikin Gaduh Rusak Motor
Muncul Pria Mengaku Raja dari Kerajaan Sunda di Cikarang. Instagram/@cetul.22 ©2021 Merdeka.com

Warga Desa Tanjungbaru, Cikarang Timur, Bekasi, Jawa Barat dikagetkan dengan aksi seorang pria paruh baya. Pria itu kedapatan mengamuk hingga merusak sepeda motor.

Saat diamankan, ia menyebut merupakan raja dari Kerajaan Sunda. Paham telah melakukan perusakan sepeda motor, ia berjanji bakal ada yang mengganti.

Pengakuan tak biasa dari seorang pria itu lantas viral di media sosial. Berikut ulasan selengkapnya.

Pengangguran Mengamuk

Seorang pria yang mengaku berasal dari Pamanukan, Subang, Jawa Barat ditemukan mengamuk di bengkel las Tanjungbaru, Selasa (6/7/21) siang. Ia didapati merusak sejumlah sepeda motor menggunakan linggis.

Setelah diamankan anggota Linmas ke Polsek Cikarang Timur, pelaku rupanya merupakan seorang pengangguran. Dengan tangan terikat ke belakang, ia menjawab interogasi petugas.

"Saya dari Desa Bojong Gede, Pamanukan, Subang. Kerjaan saya pengangguran," ujarnya, melansir dari video pada akun Instagram @cetul.22.

Mengaku Raja Sunda

Kepada petugas, ia mengaku sebagai raja Kerajaan Sunda Pejajaran Siliwangi. Meski mengaku raja, ia menyebut tak ada pengawal yang senantiasa mengikuti.

"Saya raja Sunda, kerajaan Sunda, Sunda Pejajaran Siliwangi," ucapnya.

Berangkat dari kampung, ia menyebut bakal pergi ke arah barat. Setelahnya, ia mengaku telah mendapatkan tempat yang tepat.

"Saya orang yang direkayasa penyakit, kemudian saya kan gak kuat di desa, saya pergi ke arah barat terus saya menemukan tempat yang pas," paparnya.

Janji Bakal Ganti Motor

Soal sejumlah sepeda motor rusak, pelaku lantas dengan santainya menuturkan bakal ada pihak yang mengganti. Namun, bukan dirinya yang hendak mengganti kerusakan.

Sembari meminta tolong kepada petugas, ia menyebut jika tindakannya bukan lah soal kriminal. Tak ada motif yang jelas mengenai kelakuannya. 

"Jadi tolong, saya bukan kriminal. Kalau pun motor yang saya hancurkan rusak, nanti ada yang mengganti," ujarnya.

"Siapa yang mengganti pak?" tanya petugas.

"Ya golongan saya pak, Sunda asli pak," jawabnya.

Alhasil, pelaku hendak diserahkan ke pihak yang berwenang. Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur lantas membawa pelaku untuk dibawa ke tempat rehabilitasi orang dalam gangguan jiwa di Cikarang Timur.

Rekomendasi