Program anak kembar bisa diupayakan oleh calon orang tua melalui beberapa metode. Beberapa pasangan suami istri memang menginginkan untuk memiliki anak kembar. Sebab, banyak orang menyebut jika mengandung anak kembar berarti memiliki dua keberuntungan dan kebahagiaan sekaligus.
Tak heran, banyak pasangan berusaha mengupayakan program bayi kembar baik dengan cara alami ataupun bantuan teknologi medis. Hamil anak kembar sendiri terjadi ketika ada dua sel telur yang dibuahi oleh dua sel sperma berbeda yang membuat tumbuhnya dua embrio di dalam rahim. Namun, bisa juga dua embrio itu dihasilkan oleh satu sel telur yang telah dibuahi dan kemudian membelah diri menjadi dua janin kembar yang tumbuh di satu rahim.
Lantas, langkah apa yang perlu dilakukan oleh pasangan yang ingin memiliki bayi kembar? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari laman sehatq dan berbagai sumber, Selasa (21/6/2021):
Advertisement
Program Bayi Kembar dengan Bantuan Medis
Seiring dengan kemajuan teknologi, program bayi kembar kini sudah bisa dilakukan dengan menggunakan bantuan medis. Adapun metode program bayi kembar yang bisa dilakukan diantaranya clomiphene, gonadotropin, ataupun bayi tabung (IVF).
1. Program Bayi Tabung (IVF)
Program bayi kembar melalui metode IVF ini sebenarnya memiliki tingkat kesuksesan yang lebih kecil dibandingkan metode lain sekitar 5-12% tergantung usia. Proses IVF untuk bayi kembar sendiri dilakukan dengan mengambil sel telur dan sel sperma dari pasangan dan kemudian diinkubasi di laboratorium.
Baru setelah ada pertumbuhan akan ditanaman di rahim wanita. Dokter kemudian akan menanam lebih dari satu embrio ke dalam rahim. Hal ini otomatis meningkatkan peluang Anda hamil anak kembar.
Kehamilan dengan janin kembar biasanya terdeteksi lewat pemeriksaan ultrasonografi saat usia buah hati dalam kandungan memasuki usia 11-14 minggu. Saat itu, dokter juga sudah bisa melihat apakah bayi kembar berbagi plasenta yang sama (yang menandakan kembar identik) atau plasenta berbeda (bisa identik, bisa nonidentik).
2. Clomiphene dan Gonadotropin
Selain IVF metode program bayi tabung juga bisa dengan mengonsumsi ata menyuntikkan obat resep dokter berupa Clomiphene dan Gonadotropin. Clomiphene adalah obat yang bekerja dengan merangsang kesuburan, sedangkan gonadotropin terdiri dari hormon stimulasi folikel atau hormon lutein yang diberikan secara injeksi juga untuk meningkatkan kesuburan.
Dengan mengonsumsi obat ini sesuai dengan resep dokter, otak akan mengirim sinyal ke tubuh untuk memproduksi lebih dari satu sel telur yang membuat peluang memiliki anak kembar semakin besar.
Advertisement
Hal Lain yang Mendorong Kesuksesan Program Anak Kembar
Selain metode medis yang bisa dilakukan, ada beberapa daktor yang bisa mendorong kesuksesan program bayi tabung, diantaranya: Istri Harus Memiliki Berat Badan yang IdealFaktor lain yang mendukung keberhasilan program bayi tabung yang pertama ialah dengan memastikan istri memiliki berat badan ideal. Sebelum merencanakan kehamilan, ada baiknya Anda cek dulu apakah memiliki berat badan ideal atau tidak. Jika berat badanmu tergolong kurus maka peluang memiliki anak kembar akan menjadi kecil.Konsumsi Produk SusuPerempuan yang mengonsumsi produk susu dan olahannya terutama susu sapi memiliki peluang lima kali lebih besar untuk memiliki anak kembar. Mengonsumsi Asam FolatAsam folat berfungsi untuk membantu proses ovulasi. Proses ovulasi yang meningkat akan membuat peluang memiliki anak kembar lebih besar.Konsumsilah makanan yang mengandung asam folat tinggi seperti ikan laut, sayuran hijau, brokoli. Bisa juga didapatkan dengan mengonsumsi suplemen asam folat.
Advertisement
Konsumsi Ubi
Bagi calon ibu yang ingin memiliki anak kembar, mengonsumsi ubi dapat merangsang sel telur agar berbuah dan matang lebih cepat serta berbuah lebih dari satu. Dengan demikian peluang memiliki anak kembar akan lebih besar.Suami Konsumsi TiramSelain istri, suami atau calon ayah juga wajib mengatur makanannya. Anda bisa mencobanya dengan rutin mengonsumsi tiram. Di dalam tiram terdapat kandungan zinc yang tinggi sehingga mampu menyehatkan dan memperbanyak produksi sperma pada suami, sehingga menyebabkan gerakan sperma saat menuju sel telur akan lebih cepat. Gerakan sperma yang cepat inilah yang akan memperbesar peluang untuk membuahi dua sel telur.
Advertisement
Faktor yang Menentukan Kehamilan Kembar
Tanpa intervensi medis, ada pula beberapa faktor alami yang memastikan Anda mungkin bisa dengan mudah memiliki anak kembar, seperti: KeturunanJika dalam keluarga, entah itu dari keluarga istri atau suami terdapat riwayat kembar maka peluang untuk bisa memiliki anak kembar akan jauh lebih tinggi. Peluang tersebut akan lebih besar lagi jika riwayat anak kembar dimiliki dari keluarga istri.Mitos yang selama ini telah beredar yang menyebutkan jika keluarga suami memiliki riwayat kembar justru salah. Terutama jika istri merupakan anak kembar maka peluang untuk memiliki anak kembar jauh akan lebih besar lagi. Hal ini terjadi karena genotip ibu jauh lebih berperan karena adanya ovulasi ganda yang diturunkan.UsiaSelain keturunan, faktor usia juga sangat mempengaruhi. Dikutip dari laman NHS UK, disebutkan jika semakin tua usia Anda saat mengandung, semakin besar kemungkinan Anda untuk memiliki bayi kembar. Berdasarkan penelitian, wanita yang hamil di atas usia 30 tahun (terutama di akhir usia 30-an) memiliki peluang lebih besar untuk memiliki janin kembar. Hal ini dikarenakan wanita yang berusia di atas 30 tahun berpeluang melepas lebih dari 1 sel telur ketika ovulasi.Hamil ketika MenyusuiHamil ketika menyusui juga meningkatka peluang Anda memiliki anak kembar. Ketika menyusui, kadar prolaktin dalam tubuh istri tinggi. Hal ini menjadi momen penting ketika Anda merencanakan untuk memiliki anak kembar. Rencanakan membuat anak ketika istri sedang menyusui, atau siklus menstruasi telah normal usai melahirkan.