Memiliki anak kembar menjadi salah satu impian sebagian pasangan yang sudah menikah. Program anak kembar bisa dilakukan dengan sejumlah metode. Cara ini hanya dilakukan untuk meningkatkan kemungkinan seseorang mendapatkan anak kembar.
Melansir dari Healthline, sebenarnya belum ada cara program anak kembar yang pasti. Namun, hadirnya teknologi yang semakin canggih membuat peluang pasangan suami-istri untuk memiliki anak kembar meningkat.
Program anak kembar bisa dilakukan dengan cara medis maupun alami. Selain itu, ada juga faktor yang dapat mendukung Anda dan pasangan bisa memiliki anak kembar. Berikut cara program anak kembar yang merdeka.com lansir dari Healthline:
Advertisement
Program Anak Kembar
Program anak kembar bisa dilakukan dengan sejumlah metode. Berikut sejumlah cara program anak kembar yang bisa dilakukan:
Program Bayi Tabung
Program anak kembar yang pertama adalah bayi tabung. Cara ini merupakan proses penggabungan sel telur dan sperma menjadi embrio di ruangan laboratorium atau bukan di rahim wanita.
Embrio yang dihasilkan, nantinya akan dipindahkan ke rahim wanita dan tumbuh menjadi bayi. Adanya program bayi tabung ini, kemungkinan Anda dan pasangan bisa mendapatkan bayi kembar karena bisa lebih dari 1 embrio yang diletakkan di dalam rahim.
Program Inseminasi
Program anak kembar selanjutnya adalah inseminasi. Inseminasi sendiri merupakan salah satu prosedur medis untuk mengatasi masalah kesuburan. Sebenarnya, cara ini digunakan untuk meningkatkan jumlah sperma yang dapat mencapai saluran indung telur sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan.
Metode ini dilakukan dengan menyuntikkan sperma ke dalam rahim. Agar lebih efektif, Anda juga diminta mengonsumsi obat penyubur.
Mengonsumsi Obat Penyubur
Mengonsumsi obat penyubur menjadi salah satu cara program anak kembar yang cukup efektif. Jenis obat ini dinilai bisa meningkatkan kemungkinan Anda mengeluarkan sel telur lebih dari satu pada saat yang bersamaan.
Secara tidak langsung metode ini dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan bayi kembar nonidentik. Dengan melakukan cara ini, bisa meningkatkan kemungkinan Anda mendapatkan bayi kembar.
Advertisement
Faktor Pendukung Program Bayi Kembar
Ada sejumlah faktor yang mendukung agar bisa mendapatkan bayi kembar. Berikut beberapa cara yang bisa meningkatkan peluang hamil bayi kembar, di antaranya:
Istri Mengonsumsi Suplemen Kesuburan
Faktor pendukung program suplemen kesuburan yang pertama adalah istri mengonsumsi suplemen. Mengonsumsi suplemen kesuburan akan membantu Anda meningkatkan peluang memiliki anak kembar. Obat kesuburan dapat meningkatkan peluang agar seorang perempuan menghasilkan lebih dari satu telur selama ovulasi.
Banyak Mengonsumsi Asam Folat
Faktor yang mendukung program bayi kembar selanjutnya adalah banyak mengonsumsi asam folat. Asam folat berfungsi untuk membantu proses ovulasi. Proses ovulasi akan meningkat sehingga peluang memiliki anak kembar lebih besar.
Ada beberapa makanan yang mengandung asam folat tinggi seperti ikan laut, sayuran hijau, brokoli. Bisa juga didapatkan dengan mengonsumsi suplemen asam folat. Dengan mengonsumsi asam folat secara rutin dan teratur, membuat peluang hamil bayi kembar semakin tinggi.
Menjaga Berat Badan Ideal
Faktor yang mendukung program bayi kembar selanjutnya adalah menjaga berat badan. Sebelum Anda merencanakan kehamilan, ada baiknya Anda mengecek dulu apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Jika berat badan Anda tergolong kurus maka peluang memiliki anak kembar akan menjadi kecil.
Istri Mengonsumsi Ubi
Mengonsumsi ubi menjadi salah satu cara meningkatkan kemungkinan memiliki bayi kembar. Ubi mampu merangsang sel telur agar berbuah dan matang lebih cepat serta berbuah lebih dari satu. Dengan demikian peluang memiliki anak kembar akan lebih besar. Seringlah mengonsumsi ubi agar peluang lebih tinggi.
Suami Mengonsumsi Tiram
Tiram mengandung zinc yang tinggi sehingga produksi sperma pada suami akan lebih banyak dan sehat, serta gerakan sperma ketika menuju sel telur akan lebih cepat. Maka gerakan sperma yang cepat inilah memperbesar peluang untuk membuahi dua sel telur.