Penyebab benjolan di leher anak wajib diketahui. Meski benjolan di leher anak adalah kondisi umum dan kadang tak berbahaya, Anda tetap harus waspada akan hal ini.
Benjolan di leher anak kerap kali menjadi masalah yang membuat para orang tua bertanya-tanya. Benjolan tersebut umumnya terjadi karena suatu infeksi tertentu yang berawal dari luar leher. Akan tetapi, dapat juga terjadi karena infeksi di leher itu sendiri.
Apabila muncul benjolan di leher anak, jangan dianggap sepele. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh hal yang ringan hingga berat.
Untuk mengetahui lebih jelas tentang penyebab benjolan di leher anak serta langkah penanganan yang tepat, merdeka.com telah merangkumnya dari berbagai sumber. Berikut ulasan lengkapnya.
Advertisement
Terjadinya Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Penyebab benjolan di leher anak yang pertama yaitu terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening karena infeksi. Infeksi tersebut dapat terjadi ketika tubuh anak sedang melawan penyebab sakit pilek atau saat ia terserang radang tenggorokan.
Kelenjar getah bening dapat disebut membesar apabila ukurannya lebih dari 1 sampai 2 sentimeter. Ketika terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, maka gejalanya ialah bengkak berwarna merah, hangat, dan empuk saat disentuh. Oleh sebab itu, cek terlebih dahulu apabila ada benjolan di leher anak Anda.
Penyakit Gondong
Gondong merupakan penyakit menular berupa peradangan kelenjar parotis akibat infeksi virus. Penyakit yang disebabkan oleh virus gondong (dari golongan paramyxovirus) ini kerap menyerang anak-anak.
Penyakit gondong menular melalui sekresi hidung, air liur, serta kontak dengan orang yang terinfeksi. Gejala penyakit gondong di antaranya, demam, pipi bengkak, nyeri saat mengunyah atau menelan makanan, sakit kepala, mulut kering, nyeri perut dan sendi, hingga hilang nafsu makan.
Tak hanya di leher, komplikasi infeksi tersebut juga termasuk meningitis, radang testis (orchitis), radang ovarium, ensefalitis, pankreatitis, dan gangguan pendengaran permanen.
Advertisement
Lipoma
Lipoma merupakan benjolan di bawah kulit yang terjadi karena pertumbuhan berlebih pada sel-sel lemak. Ketika ditekan perlahan dengan jari, lipoma terasa lunak, mudah digoyangkan, dan tidak menyebabkan rasa sakit. Lipoma tak membutuhkan perawatan khusus lantaran dinilai tak berbahaya. Pada anak-anak, kasus lipoma amat jarang dilaporkan. Lipoma memiliki gejala, di antaranya pertumbuhan benjolan sangat lambat, dapat tumbuh menjadi lebih besar, terasa lembek, dan mudah digoyangkan. GondokGondok atau goiter merupakan penyakit yang terjadi karena pembesaran dari kelenjar tiroid leher yang menyebabkan benjolan pada bagian tengah leher. Gejala dari penderita gondok dapat berbeda-beda. Beberapa gejala penyakit gondok di antaranya sulit bernapas, sulit menelan, suara serak dan batuk, serta nyeri di area leher. Pengobatan gondok diperlukan tergantung dari ukuran dan jenis gondok tersebut.
Advertisement
Kista Bawaan
Penyebab benjolan di leher anak selanjutnya yaitu kista bawaan. Kista kecil di leher anak adalah hal lumrah. Kista bawaan tersebut merupakan jaringan jinak yang terbentuk sebelum lahir dan kemudian membesar seiring berjalannya waktu. Meski demikian, kista bawaan itu dapat menyebabkan infeksi berulang dan kadang membutuhkan operasi penangkatan untuk menghilangkannya. Terdapat beberapa kista bawaan yang umum, di antaranya, Thyroglossal duct cysts, Branchial cleft cysts, dan Dermoid cysts.Hemangioma Salah satu penyebab benjolan di leher anak yaitu tanda lahir yang disebut Hemangioma. Hemangioma adalah adanya pertumbuhan pembuluh darah di bawah kulit anak.Benjolan itu biasanya hilang ketika anak mencapai usia sekolah. Tetapi, dokter juga menyarankan beberapa perawatan jika menyebabkan gejala lain. Tanda KankerBenjolan di leher anak juga dapat menjadi tanda kanker. Benjolan tersebut tentu berbahaya sehingga membutuhkan perawatan medis segera. Segeralah berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mendapat penanganan yang tepat.
Advertisement
Langkah Penanganan yang Tepat
Dilansir dari Gooddoctor, terdapat beberapa langkah penanganan benjolan di leher anak. Langkah penanganan tersebut tergantung tipe dan ada tidaknya infeksi yang terjadi di sana. Tak jarang, kondisi tersebut memerlukan operasi untuk pengangkatan benjolan.Untuk benjolan yang terjadi karena infeksi, biasanya dibutuhkan antibiotik untuk mengatasinya. Akan tetapi, jika anak tak kunjung membaik, maka langkah yang direkomendasikan oleh dokter di antaranya:1. Antibiotik intravena. Antibiotik ini disuntukkan langsung ke aliran darah guna mengatasi infeksi lebih cepat.2. Tes laboratorium atau pencitraan. Hal ini dilakukan guna memperkirakan seberapa berapa berat infeksi yang terjadi.3. Surgical draining. Yaitu teknik bedah yang dilakukan untuk mengeringkan darah atau cairan yang membuat benjolan tersebut muncul.