Edan! Pesta Dugem & Miras Digelar di Masjid & Makam Nabi Musa, Ini Videonya

Dengan munculnya aksi tak senonoh itu, banyak pihak otoritas setempat yang menyayangkan kejadian tersebut.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Edan! Pesta Dugem & Miras Digelar di Masjid & Makam Nabi Musa, Ini Videonya
Kompleks makam dan masjid Nabi Musa. ©REUTERS/Mohamad Torokman

Baru-baru ini, terjadi sebuah insiden yang berlokasi di salah satu area suci umat Islam dan Yahudi, makam dan masjid Nabi Musa. Hal tersebut seperti yang terlihat dalam sebuah video viral di media sosial hingga menimbulkan sejumlah reaksi dari pihak terkait.

Dengan munculnya aksi tak senonoh itu, banyak pihak yang menyayangkan kejadian tersebut. Bahkan, hingga saat ini masih terjadi perdebatan di kalangan pemerintah setempat mengenai perizinan aksi yang dilakukan oleh sejumlah anak muda.

Area makam Nabi Musa sejatinya terletak di antara Yerusalem dan Jericho yang berjarak sekitar 10 kilometer dari tepi utara Laut Mati. Tempat ini seringkali dijadikan sebagai tempat ibadah oleh umat muslim Palestina.

Berikut ulasan selengkapnya.

Banyak Tuai Kecaman

Insiden pesta alkohol di kompleks Masjid Nabi Musa di daerah Tepi Barat tersebut menimbulkan banyak kecaman dari pihak pejabat Palestina pada Sabtu (26/12) malam.

Hal ini tak lain dipicu oleh munculnya sebuah video viral yang tengah memperlihatkan lautan anak muda Palestina dan Arab tengah menari dengan irian musik dan menenteng alkohol. Penasihat Presiden Palestina Mahmoud Abbas menuturkan, dirinya cukup marah dan kecewa lantaran insiden yang terjadi.

"Saya tak tahu siapa yang bertanggung jawab atas tindakan berdosa ini, namun siapa pun mereka harus dihukum atas kejahatan tersebut. Masjid adalah rumah Tuhan, kesuciannya sama dengan kesucian agama itu sendiri," katanya seperti yang dikutip dari The Times of Israel.

Dianggap Merupakan Tindak Kejahatan

Kelompok penguasa di Jalur Gaza, Hamas, juga mengecam keras dan menuding insiden tersebut merupakan sebuah tindak kejahatan. Tak hanya itu, anggota parlemen Hamas dari Tepi Barat, Nayef Rajoub juga mempertanyakan asal muda insiden yang terjadi di area suci tersebut.

"Ini kejahatan ... yang dilakukan ketika masjid-masjid ditutup dan para jemaah ditangkap karena dianggap melanggar aturan pemerintah ... bagaimana mungkin pelanggaran di masjid, di tempat suci ini, bisa dibiarkan?," ujar Nayef.

Hal ini membuat sejumlah tanda tanya mengenai para pihak yang terlibat di dalamnya. Sebab, banyak yang menilai bahwa tak sembarangan orang dapat memasuki area masjid Nabi Musa terlebih untuk mengadakan pesta besar.

Perdebatan Mengenai Perizinan

Insiden yang terjadi pada beberapa saat lalu tersebut lantas menimbulkan perdebatan panjang mengenai masalah perizinan otoritas setempat. Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum menyayangkan adanya pihak yang mengizinkan untuk melakukan pesta di area makam Nabi Musa.

Para pejabat yang dituding pun lantas secara tegas menampik adanya isu mengenai pemberian izin. Menteri Agama Otoritas Palestina, Hassan Abu al-Rabb secara gamblang menjelaskan hal tersebut.

"Saya terkejut mendengar berita orang-orang memasuki masjid. Kementerian Agama tidak pernah dimintai izin atau diajak konsultasi, kami tidak pernah mengeluarkan izin menggelar pesta di dalam masjid," ungkapnya.

Tengah Ditangani Pihak Berwajib

Kini, pihak kepolisian Israel pun masih menyelidiki insiden yang menyita perhatian publik tersebut. Bahkan, sang dic jockey, Sama Abd Al-hadi dilaporkan telah ditahan oleh pihak berwajib.

Seperti yang terlihat di sebuah video tersebut, pasukan militer Israel nampak tiba di lokasi saat konfrontasi terjadi.

"Ada tentara Isreal di sana, namun insiden itu ditangani oleh polisi Isreal dan institusi Palestina," ujar juru bicara militer Israel tanpa merinci secara lebih.

Video Pesta Alkohol di Area Makam Nabi Musa

Berikut sebuah video viral yang hingga saat ini menimbulkan perdebatan panjang di kalangan pejabat Palestina dan Israel. Dalam video tersebut, nampak kerumunan anak muda tengah berpesta pora di area makam dan masjid Nabi Musa.

Rekomendasi