Pertama Kali Datang ke Masjid, Ibu Ayana Moon Ungkap Perasaan dan Pemikirannya

Meski ada perbedaan agama di dalam keluarganya, ibu Ayana Moon tetap toleransi. Baru-baru ini Ayana Moon bahkan mengajak sang ibu datang ke masjid untuk pertama kalinya.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Pertama Kali Datang ke Masjid, Ibu Ayana Moon Ungkap Perasaan dan Pemikirannya
Ibu Ayana Moon Pertama Kali Datang ke Masjid. Instagram @xolovelyayana ©2020 Merdeka.com

Siapa yang tidak mengenal Ayana Moon. Wanita mualaf asal Korea Selatan ini sudah bolak-balik tampil di layar kaca. Ya, Ayana Moon tengah menjadi brand ambassador dari sebuah produk kecantikan Indonesia.

Setelah dirinya, sang adik akhirnya memutuskan untuk ikut berhijrah. Meski ada perbedaan agama di dalam keluarganya, ibu Ayana Moon tetap toleransi. Baru-baru ini Ayana Moon bahkan mengajak sang ibu datang ke masjid untuk pertama kalinya.

Penasaran dengan respon sang ibu saat datang ke masjid? Melansir dari akun YouTube Ayana Moon, Rabu (26/8/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.

Belum Pernah Ajak ke Masjid

Seperti yang telah diketahui, Ayana Moon memilih untuk menjadi seorang mualaf. Tak hanya itu, baru-baru ini sang adik Aydin juga mengikuti jejak sang kakak berhijrah menjadi seorang Muslimin.

"Sekarang aku lagi di Masjid, karena aku ingin ibadah salat. Aku dan Eomma (ibu dalam bahasa Korea) ada janji di dekat masjid, dan aku bari ingat kalau aku belum pernah ajak Eomma ke Masjid," ungkap Ayana Moon.

Tunjukkan Masjid ke Sang Ibu

Meski adanya perbedaan agama, keluarga Ayana Moon tak lantas membuatnya sulit. Ayana bahkan sempat berjanji untuk mengajak sang ibu pergi ke Masjid. Setelah sekian lama, akhirnya Ayana mengajak sang ibu pergi ke Seoul Central Mosque.

"Aku kira aku pernah mengajak Eomma ke masjid sekali atau dua kali, tetapi ternyata belum. Aku kaget banget, jadi setelah aku salat aku akan tunjukkan masjid pada Eomma," jelasnya.

Tempat yang Sering Dikunjungi Anak-Anak

Usai melihat-lihat Masjid, ibu Ayana Moon membagikan pemikiran dan perasaannya. Diungkapkan saat datang ke sana, sang ibu langsung mengerti di mana tempat ibadah yang sering dikunjungi anak-anaknya.

"Oh rupanya ini tempat yang sering di datangi Ayana dan Aydin, itu yang aku pikirkan," ungkap ibu Ayana Moon.

Atmosfer Masih Begitu Asing

Datang untuk pertama kalinya, ibu Ayana Moon tak menampik jika dirinya masih merasa begitu asing. Hal ini lantaran, Islam di Korea Selatan menjadi minoritas.

"Pertama kali aku ke sini atmosfernya seperti asing bagiku. Vibe-nya asing bagiku. Tidak begitu familiar, nuansanya eksotis. 'Apakah ini di Korea?' begitu yang aku rasakan," jelasnya.

Kesan Pertama Datang ke Masjid

Akan tetapi, ibu Ayana tak lantas memandang masjid menjadi tempat yang buruk. Diakuinya, kesan pertama melihat dan merasakan atmosfer di masjid adalah tempat yang baik.

"Meski begitu, kesan pertamaku terhadap tempat ini baik," sambungnya.

Tempat Mencari Ketenangan

Bahkan, ibu Ayana Moon merasa tenang saat datang ke tempat ibadah bagi umat Islam tersebut. Ibu Ayana dan Aydin ini lantas mengerti jika masjid memang memiliki peranan dalam menciptakan ketenangan.

"Eomma merasa tenang? Dan aku merasa berada di dalam sebuah tempat yang stabil. Aku merasa ini sepertinya ini memang merupakan peran Masjid, di mana orang mencari ketenangan," tandasnya.

Rekomendasi