Cara mencegah paru-paru basah wajib diketahui oleh semua masyarakat. Hal ini dikarenakan sekitar 15 persen dari semua kematian anak dibawah 5 tahun, disebabkan oleh paru-paru basah berdasarkan catatan dari WHO. Paru-Paru basah atau pneumonia merupakan infeksi yang memicu inflasi pada kantong udara yang bisa terjadi di salah satu atau kedua paru-paru.
Lebih jelasnya lagi, paru-paru basah merupakan kondisi yang terjadi akibat peradangan pada paru-paru yang menyebabkan terbentuknya timbunan cairan pada jaringan paru.
Paru-Paru basah tergolong bukanlah penyakit yang langka di Indonesia, bahkan termasuk salah satu penyakit yang cukup berbahaya. Lantas, bagaimana cara mencegah paru-paru basah? berikut informasi selengkapnya dilansir dari laman Liputan6:
Advertisement
Pola Hidup Bersih
Menerapkan pola hidup bersih juga menjadi salah satu cara mencegah paru-paru basah. Hal ini dikarenakan penyebab paru-paru basah bisa bermacam-macam mulai dari virus, jamur, mikroplasma, dan bakteri.
Usahakan minimal selalu mencuci tangan segera setelah memegang benda-benda di tempat umum. Selain kebersihan diri, menjaga kebersihan lingkungan tempat kita tinggal juga menjadi salah satu cara mencegah paru-paru basah.
Tidak dapat dipungkiri jika pada lingkungan yang kotor akan menyebabkan pertumbuhan mikroorganisme yang lebih pesat. Pertumbuhan mikroorganisme tersebut akan mempercepat infeksi kepada tubuh seseorang yang tinggal di lingkungan kotor tersebut.
Advertisement
Berhenti Merokok
Rokok memang sangat erat kaitanya dapat menyebabkan masalah pada paru-paru. Kandungan zat kimia yang ada di dalam rokok sangatlah berbahaya bagi kesehatan dan membuat daya tahan tubuh melemah sehingga mudah terserang penyakit. Berbagai mikroorganisme yang masuk ke tubuh karena rokok bisa menjadi penyebab paru-paru basah.
Advertisement
Penuhi Kebutuhan Vitamin dan Jaga Pola Hidup Sehat
Salah satu mikroorganisme penyebab paru-paru basah dikenal dengan naman Streptococcus Pneumonia. Jenis mikroorganisme ini biasanya bersarang permanen di sekitar area tenggorokan. Ketika kondisi dan daya tahan tubuh sedang baik dan sehat, maka mikroorganisme tersebut bukan menjadi masalah besar. Namun, ketika daya tubuh sedang buruk, maka mikroorganisme dapat turun ke paru-paru dan menyebabkan penyakit paru-paru basah. Untuk itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga daya tahan tubuh dengan cara menjaga pola hidup sehat. Makan-makanan yang sehat dan bergizi seimbang, penuhi kebutuhan nutrisi dan vitamin C, serta imbangi dengan olahraga dan istirahat yang cukup.
Advertisement
Gunakan Masker
Salah satu cara mencegah penyakit paru-paru basah adalah dengan selalu memakai masker saat bepergian. Dengan selalu memakai masker, maka tubuh akan terhindar terkena polusi ataupun penyakit yang menular.
Advertisement
Lakukan Vaksin Pneumonia
Cara mencegah paru-paru basah selanjutnya, ialah dengan cara melakukan vaksin pneumonia. Vaksin ini dapat membantu mencegah beberapa jenis pneumonia. Vaksin biasanya diberikan pada saat masih balita. Namun jika belum, kita juga bisa melakukannya saat sudah dewasa. Lakukan vaksin flu yang dapat mencegah pneumonia yang disebabkan virus flu. Lalu, Vaksin pneumokokus menurunkan kemungkinan terkena pneumonia dari Streptococcus pneumoniae.Vaksin lebih disarankan untuk lansia dan pengidap diabetes, asma, emfisema, HIV, kanker, atau orang dengan transplantasi organ.
Advertisement
Gejala Paru-Paru Basah
Dilansir dari laman alodokter, paru-paru basah memiliki beberapa gejala umum, diantaranya:
- Batuk kering atau batuk yang disertai dahak berwarna kuning, cokelat, hijau, atau kemerahan (batuk darah).
- Napas berat atau terasa sesak, bahkan ketika sedang istirahat.
- Nyeri dada yang bertambah parah ketika batuk.
- Demam, menggigil, dan sering berkeringat.
- Kelelahan atau terlihat tidak berenergi.
- Mual, muntah, atau diare.
- Kehilangan nafsu makan.
- Jantung berdebar.