Hoki Rizal 'Jalangkote' Terus Berlanjut, Ditawari Kerja di Perusahaan Eks Mentan

Usai tragedi penganiayaan dan bullying tersebut, Rizal langsung mendapat perhatian dan simpati dari semua kalangan.

Kurnia Azizah
Oleh Kurnia Azizah - Reporter
Hoki Rizal 'Jalangkote' Terus Berlanjut, Ditawari Kerja di Perusahaan Eks Mentan
Rizal Jalangkote Ditawari Kerja di Perusahaan Eks Mentan. Instagram makassar_iinfo ©2020 Merdeka.com

Belum lama ini, viral video penganiayaan dan bullying terhadap bocah penjual gorengan 'jalangkote', bernama Rizal. Kini para pelaku yang menganiaya telah ditangkap dan diamankan oleh polisi.

Usai tragedi penganiayaan dan bullying tersebut, Rizal langsung mendapat perhatian dan simpati dari semua kalangan. Termasuk dari mantan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang kini menjabat sebagai CEO Perusahaan Tiran Group.

Rizal menerima banyak hadiah, termasuk pekerjaan usai tamat SMA. Simak informasinya berikut ini.

Rizal yang masih berusia 12 tahun memenuhi undangan ke perusahaan Tiran Group. Dia memperoleh jaminan masa depan berupa Surat Keputusan atau SK tertulis.

Surat yang diserahkan langsung oleh mantan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, itu menyatakan bahwa usai lulus SMA kelak, Rizal bisa bekerja di salah satu anak usaha Tiran Group.


"Hei nak, jadi begitu tamat langsung kantor di sini, suka?," tanya Andi Amran.

Respons Rizal terhadap tawaran kerja begitu menggemaskan. Dia heran dengan kantor tinggi dan megah tersebut, hingga membuat suasana pecah dipenuhi gelak tawa.

Selain jaminan pekerjaan, Rizal juga memperoleh bantuan biaya pendidikan dari Association for Academic Surgery (AAS) Foundation.

Sebelumnya diketahui, Rizal ternyata sudah cukup lama menerima bully-an. Namun hal itu tidak pernah dilaporkannya. Setiap pulang sekolah, dia selalu membantu kedua orang tuanya berjualan gorengan jalangkote di sore hari.

Berbagai hadiah diberikan oleh Andi Amran selaku CEO perusahaan Tiran Group kepada Rizal. Hal itu diakui Amran sebagai bentuk penguat mental terhadap Rizal. Bocah asal Kabupaten Pangkep itu terlihat masih lugu, begitu senang mendapat kado mainan robot-robotan.


Ayah Rizal, Marzuki mewakilkan penyampaian terima kasih pada Andi Amran atas segala bantuannya. Dia merasa sangat terharu.

Begitu menginspirasi, bocah lugu yang masih duduk di kelas 5 SD itu ingin menabung uang pemberian Andi Amran untuk memberangkatkan orang tuanya umrah. Setiap uang yang diperoleh Rizal selama ini sengaja ditabung.


"Mau ajak bapak sama ibuku ke Mekkah," ucap Rizal dengan bahasa bugis.

Andi Amran mengaku terketuk hatinya mengetahui beredarnya video Rizal menjadi korban bullying. Dia mengaku teringat masa lalu saat pernah menjadi penjual keliling.

Kala itu dia menjajakan dodoro' atau taripang, kue khas Sulawesi dengan balutan gula aren. Melihat perjuangan Rizal, membuat Andi begitu tersentuh.

"Dulu saya jual dodoro' (taripang), kau jual jalangkote," ujar Andi Arman, mantan Menteri Pertanian Kabinet Kerja 2014-2019.

Rekomendasi