5 Manfaat Konsumsi Teh Rosemary, Mampu Turunkan Gula Darah

Mengonsumsi teh rosemary di percaya mampu membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan. Hal ini dikarenakan teh rosemary memiliki kandungan antioksidan dan anti bakteri.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
5 Manfaat Konsumsi Teh Rosemary, Mampu Turunkan Gula Darah
Ilustrasi rosemary. ©Shutterstock.com/Dream79

Mengonsumsi teh rosemary dipercaya mampu membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan. Hal ini dikarenakan teh rosemary memiliki kandungan antioksidan dan antibakteri.

Rosemary sendiri merupakan tanaman asli Amerika Selatan dan wilayah Mediterania. Tanaman ini merupakan bagian dari keluarga tanaman Lamiaceace, yang juga tergolong tanaman mint, oregano, lemon balm, dan basil.

Selain diproses menjadi teh, rosemary juga banyak dikenal sebagai aromaterapi dan dikemas dalam bentuk minyak esensial. Untuk beberapa masakan western, rosemary juga banyak digunakan sebagai penambah aroma dan rasa.

Banyak orang juga menyukai teh rosemary karena rasa dan aromanya yang lezat dan menenangkan. Selain itu, ternyata banyak manfaat lain yang bisa didapatkan dari mengonsumsi teh rosemary untuk kesehatan, di antaranya:

Menurunkan Gula Darah

Untuk penderita diabetes, penting untuk mengelola kadar gula darah dalam tubuh. Jika tidak, gula darah yang tidak terkontrol akan semakin tinggi dan dapat merusak organ tubuh yang lain seperti mata, jantung, ginjal dan beberapa sistem saraf.

Dilansir dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam teh rosemary mampu membantu menurunkan gula darah. Asam carnosic dan asam rosmaniric dalam teh rosemary memiliki efek seperti insulin pada gula darah. Senyawa ini dapat meningkatkan glukosa ke dalam sel otot, lalu menurunkan gula darah.

Tinggi Antioksidan, Antibakteri, dan Antiinflamasi

Seperti yang kita ketahui, bahwa antioksidan merupakan senyawa yang mampu melindungi tubuh dari peradangan yang dapat menyebabkan penyakit kronis seperti kanker, jantung, dan diabetes. Senyawa lain seperti antibakteri dapat membantu melawan infeksi, biasanya daun rosemary juga digunakan untuk membantu proses penyembuhan luka.

Sifat antioksidan, antibakteri, dan inflamasi ini disebabkan karena senyawa polifenolnya seperti asam rosmarinic dan asam carnosic. Berdasarkan penelitian, kedua jenis asam tersebut juga mampu meperlambat pertumbuhan sel-sel kanker.

Bagus untuk Kesehatan Mata

Sebuah studi penelitian mengatakan jika ekstrak yang terkandung dalam rosemary mampu memperlambat degenerasi makula terkait usia yang mempengaruhi penglihatan.

Melindungi otak

Mengutip dari laman Healtline, rosemary dipercaya mampu mengurangi efek negatif dari penuaan otak, serta membantu memulihkan dari kondisi yang menyebabkan kerusakan otak seperti stroke.

Meningkatkan Mood dan Daya Ingat

Berdasarkan hasil studi, minum dan menghirup aroma dari teh rosemary mampu membantu meningkatkan suasana hati dan meningkatkan daya ingat. Ekstrak rosemary mampu meningkatkan suasana hati dengan cara menjaga keseimbangan bakteri usus, serta mengurangi peradangan hippocampus di bagian otak yang berhubungan dengan emosi, pembelajaran, serta ingatan.

Rekomendasi