Prajurit TNI Timbang Isi Tas Ransel, Pelatih Tegas 'Jangan Ada yang Kurang Kalau Dosa Enggak Apa-apa'
Ada momen menarik yang terjadi dalam interaksi antara salah seorang pelatih TNI dengan sejumlah prajurit.
Ada momen menarik yang terjadi dalam interaksi antara salah seorang pelatih TNI dengan sejumlah prajurit. Kala itu, masing-masing prajurit diminta untuk menimbang tas punggungnya sendiri.
Tujuannya, sang pelatih ingin memastikan jika beban dari setiap tas para prajurit tak berkurang. Dia ingin tetap di angka 5,5 kilogram atau lebih.
Kala itu, sang pelatih pun turut menyinggung soal dosa hingga timbangan yang berkurang. Seperti apa ungkapannya itu? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Pelatih Pastikan Berat Tas Prajurit
Belum lama ini, salah seorang pelatih TNI di lingkungan Komando Pendidikan Kodam Jaya Codet, Jakarta berbagi momen dalam akun TikTok pribadi miliknya yang bernama @alisgi.
Dalam video berdurasi singkat itu, dia menampilkan momen yang berlangsung saat para prajurit remaja TNI AD tengah berinteraksi secara langsung dengan dirinya di Lapangan Rindam Jaya.
Dalam balutan seragam loreng, para prajurit tengah mengantre. Mereka secara khusus diminta oleh sang pelatih untuk menimbang masing-masing tas yang berada di punggung mereka sendiri.
"Timbangannya harus berapa?" tanya sang pelatih.
"Siap. 5,5 kilogram," ungkap para prajurit.
Dalam kesempatan itu, sang pelatih lantas menyinggung soal dosa. Para prajurit ditanya soal berat dosa mereka dibandingkan dengan berat dari isi tas masing-masing.
"5,5. Dosamu ada enggak segitu?" tanya sang pelatih.
Salah satu prajurit lantas menyeletuk soal jawabannya. Dia mengaku memiliki dosa yang lebih besar dari sekadar pasir yang tengah ditentengnya di dalam tas itu.
"Siap, saya lebih," ungkap salah satu prajurit.
"Kamu lebih? Ya wajar ya karena kamu belum banyak ibadah ya," tambah sang pelatih.
Isi Tas Tak Boleh Berkurang
Sementara saat isi tas para prajurit diketahui tepat atau lebih dari 5,5 kg, sang pelatih pun langsung meminta mereka untuk bergegas pergi dari lokasi. Antrean pun kemudian berlanjut ke prajurit berikutnya.
"Coba timbang tasnya, berapa? Pas enggak? Berapa?" tanyanya.
"Siap, pas. Ada 5,5 kg ndan," ungkap sang prajurit.
"Oke lanjut," perintah sang pelatih.
Di sela-sela momen tersebut, sang pelatih kembali menyinggung soal dosa. Disebutnya, isi tas dari masing-masing prajurit tak boleh berkurang. Namun sebaliknya, dosa boleh mereka berkurang.
"Kamu?" tanya sang pelatih.
"Siap, 6 ndan,"
"Bagus. Enggak ada yang boleh kurang ya. Kamu kalau dosanya enggak apa-apa kurang. Tapi kalau timbangan ransel, enggak boleh kurang," ungkap sang pelatih.
Tuai Tanggapan Publik
Momen menarik yang terjadi antara sang pelatih dengan para prajurit tersebut seketika menuai beragam reaksi dari kalangan pengguna media sosial.
Tak sedikit di antaranya yang merasa penasaran dengan isi tas hingga menanggapi soal dosa dan ketakutan manusia.
"Tanya bang, emang isi ranselnya apa ya?" tulis akun @bugenvil_
"Memang harus ditimbang dulu ya ndan sampai dapat berapa kira-kira berat tasnya," tulis akun @sriaprilndeso
"Kalau lihat berat dosanya sendiri pasti takut om," tulis akun @pujisri
"Andai kita tahu ya seberapa banyak dosa kita," tulis akun @odet273