Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Leukosit Tinggi Perlu Diwaspadai, Ketahui Gejala dan Pengaruhnya Pada Tubuh

Penyebab Leukosit Tinggi Perlu Diwaspadai, Ketahui Gejala dan Pengaruhnya Pada Tubuh ilustrasi sel darah putih. healthgrades.com

Merdeka.com - Penyebab leukosit tinggi alias sel darah putih perlu diketahui dan diwaspadai oleh semua orang. Sebab, meningkatnya kadar leukosit bisa menjadi tanda bahwa ada yang tidak beres dengan tubuh.

Leukosit sendiri sebenarnya berperan untuk melindungi diri dari infeksi dan penyakit. Saat tubuh terserang penyakit, leukosit akan mengalami peningkatan sebagai respons terhadap penyakit tersebut.

Namun, jika jumlah leukosit meningkat dalam jumlah banyak dan melebihi batas normal hal itu justru perlu diwaspadai. Meningkatnya kadar leukosit atau sel darah putih adalah hal yang tidak boleh dianggap sepele.

Kadar leukosit tinggi yang tak kunjung diatasi bahkan bisa menyebabkan beberapa komplikasi seperti gangguan aliran darah, hingga stroke. Lalu, apa sebenarnya penyebab leukosit tinggi? Simak ulasannya dilansir dari laman Alodokter dan berbagai sumber, Senin (27/12/2021):

Jumlah Leukosit Normal

Leukosit adalah nama lain dari sel darah putih. Leukosit memiliki fungsi untuk membantu tubuh melawan infeksi dan beberapa penyakit yang menyerang tubuh. Leukosit berasal dari sumsum tulang dan kemudian beredar di seluruh aliran darah sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Leukosit memiliki kemampuan menghasilkan antibodi yang berperan dalam menghindari dan melawan serangan organisme asing, seperti bakteri, parasit, dan virus. Jumlah leukosit normal dalam tubuh orang juga berbeda-beda tergantung usia.

Adapun jumlah perkiraan jumlah leukosit normal berdasarkan kelompok usia di antaranya:

  • Bayi yang baru lahir: 9.400 – 34.000
  • Balita (3-5 tahun): 4.000 – 12.000
  • Remaja (12-15 tahun): 3.500 – 9.000
  • Dewasa (15 tahun ke atas): 3.500 – 10.500
  • Jumlah leukosit normal tersebut merupakan jumlah gabungan dari berbagai jenis leukosit, yaitu neutrofil, eosinofil, basofil, limfosit, dan monosit. Kelebihan leukosit di dalam tubuh disebut dengan istilah leukositosis.

    Jenis Leukositosis

    Leukositosis bisa terjadi karena disebabkan oleh beberapa hal, seperti infeksi, alergi, peradangan, hingga kanker darah. Melansir dari laman Healthline, leukositosis sendiri dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain: 1. NeutrofiliaNeutrofilia terjadi saat sel darah putih mengalami peningkatan hingga 40-60% dari jumlah sel darah putih normal. Peningkatan pada jenis ini terjadi karena adanya infeksi bakteri, dan peradangan. Leukositosis jenis ini paling umum dan sering terjadi.2. LimfositesisLimfositesis adalah keadaan saat sel darah putih dalam tubuh meningkat hingga 20-40%. Kondisi tersebut terjadi karena adanya infeksi virus dan penyakit seperti leukimia.3. MonositosisMonositosis terjadi karena adanya peningkatan sel darah putih hingga 2-8%. Peningkatan ini terjadi karena infeksi penyakit seperti TBC, penyakit autoimun lupus hingga infeksi jamur.4. EosinofiliaEosinofilia adalah kondisi dimana jumlah sel darah putih meningkat hingga 1-4%. Eosinofilia termasuk jenis yang jarang terjadi. Kondisi ini muncul akibat adanya penyakit alergi, asma, infeksi parasit, dan penyakit kanker tertentu.5. BasofiliaBasofilia terjadi saat sel darah putih meningkat 0.5-1% dari kondisi normal. Jenis ini terjadi karena adanya reaksi alergi dan menderita kanker ganas tertentu.

    Penyebab Leukositas

    Secara umum, leukositosis terjadi karena beberapa faktor berikut:1.  Reaksi obat yang menambah produksi sel darah putih2.  Peningkatan produksi sel darah putih untuk melawan infeksi3.  Kelainan sistem kekebalan tubuh yang meningkatkan produksi sel darah putih4.  Produksi sel darah putih tidak normal karena gangguan di sumsum tulang5.  Mengalami peradangan dalam jangka panjang, misalnya cedera parah atau artritis6.  Mengidap penyakit kanker darah seperti leukimia7.  Mengalami stres secara emosional atau fisik8.  Menderita penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, dan parasit.9.  Menderita penyakit alergi10. Mengalami pengangkatan limpa11. Mengidap penyakit autoimun seperti lupus12. Memiliki kebiasaan merokok13. Mengidap penyakit yang mengganggu fungsi kerja sumsum tulang belakangSelain itu, ada juga beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang rentan mengalami leukositosis. Sebab, beberapa makanan tersebut dapat memicu naiknya sel darah putih dan menyebabkan leukosit tinggi. Makanan penyebab leukosit tinggi antara lain:

    1. Makanan yang mengandung gula tinggi seperti, yogurt, saus botolan, selai, minuman kaleng seperti soft drink, kue, ice cream, dan puding
    2. Makanan yang dipanaskan ulang, misalnya makanan bersantan, sayur bayam, nasi yang dihangatkan ulang, kentang yang dimasak ulang, dan jamur
    3. Makanan cepat saji
    4. Minuman bersoda
    5. Minuman beralkohol

    Gejala Leukositosis

    Gejala leukosit tinggi atau leukositosis disebut berbeda-beda tergantung dari penyebabnya. Namun secara umum, leukosit tinggi ditandai dengan gejala-gejala, seperti: - Demam- Tubuh terasa letih dan lelah- Berkeringat pada malam hari- Lebih mudah mengalami memar dan perdarahan- Berat badan turun drastis- Kulit gatal-gatal dan muncul ruam- Sesak napas- Gangguan pada fungsi mataPerlu diingat bahwa gejala-gejala tersebut tak melulu menjadi tanda bahwa kadar leukosit naik. Selain itu, tidak semua orang yang mengalami kondisi ini akan menunjukkan gejala yang sama. Maka dari itu, sangat penting untuk selalu melakukan pemeriksaan ke dokter jika mengalami gejala atau perubahan pada kondisi tubuh.Jika mengalami kenaikan kadar leukosit, penting juga mengatahui apa penyebabnya. Sebab, cara untuk mengontrol dan mengembalikan kadar leukosit adalah dengan mengetahui penyebabnya. Dengan begitu, penyebab kadar leukosit tinggi bisa diatasi dengan baik dan tidak memicu komplikasi lain yang mungkin akan memperparah kondisi tubuh.

    Pencegahan Leukositosis

    Pencegahan leukositosis tergantung pada penyebabnya. Langkah-langkah pencegahan tersebut mencakup:1. Menghindari hal-hal pemicu alergi2. Berhenti merokok3. Menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah infeksi4. Tidak mengonsumsi obat sembarangan, khususnya obat untuk peradangan

    Kelebihan leukosit atau sel darah putih tentu harus segera diatasi dan dicari tahu apa penyebabnya. Sebab, sel darah putih yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan gangguan aliran darah, hingga stroke.

    (mdk/khu)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP