Melihat Pendidikan Prajurit Wanita TNI AD, Digembleng Latihan Fisik Agar Siap Tempur
Merdeka.com - Satuan militer merupakan pelindung keselamatan dan kedaulatan bangsa. Butuh perjuangan dan kedisiplinan yang tinggi untuk menjadi prajurit TNI.
Tak hanya laki-laki, TNI juga memiliki prajurit wanita yang digojlok melalui pendidikan di Pusat Pendidikan Korps Wanita TNI (Pusdik Kowad). Tak ada pembeda antara pendidikan prajurit biasa dan wanita.
Semua siswa Pusidk Kowad mendapatkan pendidikan teori dan praktik. Di lapangan, para prajurit juga harus dihadapkan dengan sederet latihan untuk menguji ketahanan fisik dan mental.
Seperti apa? Berikut ulasan selengkapnya.
Dipimpin Komandan Wanita
Tahun 2020, Pusdik Kowad menerima siswa sebanyak 221 orang yang berasal dari seluruh penjuru nusantara. Di antaranya terdiri dari 181 siswa regular dan 40 siswa yang Autonomy Khusus Papua.
‘Kawah Candradimuka’ bagi para prajurit wanita andalan bangsa ini secara langsung dipimpin oleh Kolonel Caj (K) Maria I Suparni. Di tangan komandan wanita ini lah para prajurit mendapatkan pendidikan militer hingga siap tempur.

Instagram/@tni_angkatan_darat ©2021 Merdeka.com
"Pusdik Kowad yang berada di bawah Kodiklat TNI Angkatan Darat, dipimpin oleh seorang komandan wanita berpangkat Kolonel, yang saat ini berada dalam kepemimpinan Kolonel Caj (K) Maria I Suparni," dikutip dari akun Instagram @tni_angkatan_darat.
Pendidikan Ketahanan Fisik
Tak hanya menyediakan deretan fasilitas lengkap untuk belajar teori, para prajurit wanita tersebut juga diwajibkan untuk latihan tempur. Hal ini tak lain bertujuan untuk membentuk fisik serta mental yang tahan banting guna menghadapi pertempuran di medan perang sesungguhnya.

Instagram/@tni_angkatan_darat ©2021 Merdeka.com
"Selain mendapatkan pendidikan teori para siswa Kowad juga dididik ketahanan dan ketangkasan fisik layaknya para prajurit pria," dikutip dari akun Instagram @tni_angkatan_darat.
Merangkak di Lumpur
Salah satu pendidikan fisik yang harus dilalui para prajurit ialah dengan merangkak di lumpur. Meski wanita, para prajurit tetap harus mampu berjalan di atas lumpur dengan kepala tegak dan penuh keyakinan.

Instagram/@tni_angkatan_darat ©2021 Merdeka.com
Bukan perhiasan emas dan berlian layaknya wanita pada umumnya, para prajurit justru harus berkalung senjata laras panjang. Suasana semakin tegang tatkala para prajurit nampak berlarian menuju suatu lokasi tertentu dengan pakaian penuh lumpur.
Menembak di Area Latihan
Tak hanya latihan fisik seperti berlari, menyeberang sungai, merangkak di lumpur, para prajurit wanita juga dibekali latihan menembak. Kemampuan yang satu ini tentu tak bisa dilepaskan dari seorang tentara pengabdi bangsa.

Instagram/@tni_angkatan_darat ©2021 Merdeka.com
"Mereka juga ada materi praktek misalnya menembak," ujar Maria.
Banjir Dukungan
Video yang menampilkan aksi para siswa Pusdik Kowad tersebut lantas mencuri perhatian publik. Tak sedikit yang menyematkan dukungan dan semangat bagi tentara wanita Indonesia.

Instagram/@tni_angkatan_darat ©2021 Merdeka.com
"Kartini-kartini yang kuat dan tangguh mengabdi pada bangsa dan negara," tulis akun @edwynpras97.
"Srikandi Indonesia," kata akun @andresoehartono.
"Jaya terus TNI ku," tulis akun @kutuy_mv.
"Mantap, maju terus Kowad TNI," kata akun @chrisyowal.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya