Lapas Banceuy Kembali Jadi Sasaran Penyelundupan Narkoba, Ada Sabu Tiba-tiba Dilempar OTK
Paket berisi sabu dan tembakau sintetis ditemukan di area branggang, yakni lorong steril yang memisahkan tembok luar dengan bangunan utama lapas.
Lapas Kelas IIA Banceuy kembali menjadi sasaran upaya penyelundupan narkoba. Kali ini, paket berisi sabu dan tembakau sintetis ditemukan di area branggang, yakni lorong steril yang memisahkan tembok luar dengan bangunan utama lapas.
Temuan tersebut terungkap saat petugas melakukan pengecekan rutin di area branggang pada Rabu (13/5) pagi. Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan sebuah paket mencurigakan yang dibungkus lakban cokelat.
Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy, Eris Ramdani, mengatakan paket tersebut kemudian diperiksa langsung oleh petugas di hadapannya.
"Menemukan barang dalam balutan lakban cokelat. Lalu, dicek dan dibuka petugas disaksikan saya secara langsung berisi narkoba," kata Eris didampingi Plh KA KPLP Lapas Kelas IIA Banceuy, Dia Vriana Syamsuati, melalui keterangan yang diterima.
Berisi Sabu, Tembakau Sintetis, dan Kaca
Setelah dibuka, paket tersebut diketahui berisi narkotika jenis sabu seberat 9,99 gram, tembakau sintetis dengan berat bruto 2,98 gram, serta satu buah kaca yang diduga digunakan untuk konsumsi narkoba. Petugas menduga paket itu sengaja dilemparkan dari luar lapas untuk diberikan kepada warga binaan. Namun, lemparan tersebut diduga tidak tepat sasaran sehingga barang terjatuh di area branggang.
Kini, pihak lapas tengah mendalami kasus tersebut dengan memeriksa rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku pelemparan maupun narapidana yang diduga menjadi penerima paket haram tersebut.
"Masih mendalami dari CCTV perihal penemuan barang terlarang ini untuk menelusuri siapa yang menyimpan atau melempar serta penerimanya," ucap dia.
"Pelaku yang menyimpan dan penerima masih kami dalami, jadi kami menyerahkan barang bukti barang terlarang ini ke BNN Provinsi Jabar," lanjut dia.
Modus Penyelundupan ke Lapas Kian Beragam
Kasus ini menambah daftar upaya penyelundupan narkoba ke Lapas Banceuy dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, pada Senin (4/5), petugas juga berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 10,64 gram yang dibawa dua pengunjung, yakni Aditia Saputra dan Syahrul.
Keduanya diketahui menyembunyikan sabu di dalam dubur saat hendak masuk ke lapas. Dari hasil pemeriksaan, aksi tersebut diduga dilakukan atas perintah seorang warga binaan bernama Denis.
Kalapas Banceuy menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas.
"Dengan penemuan ini, kami menjadi waspada dan terus melakukan penjagaan dan pengawasan di seluruh area Lapas Banceuy," tegas Eris.