Lagi Mengintai Ketahuan Makan Mi, Prajurit TNI Ini Dihukum Guling-guling di Selokan
Merdeka.com - Ketangguhan fisik dan mental menjadi salah satu tujuan dari pelatihan yang dilalui para prajurit TNI. Sebelum bertugas, segala tantangan dan rintangan dalam pelatihan harus mampu dijalani.
Termasuk hukuman bagi para prajurit yang dianggap tak mampu mencapai tujuan pada sesi latihan tertentu. Seperti seorang prajurit yang satu ini misalnya.
Tergoda untuk menikmati makanan saat momen latihan membuatnya terpaksa harus menerima hukuman. Berguling di atas aspal hingga parit kotor harus dilakukannya.
Lantas, seperti apa momen yang berlangsung penuh ketegangan itu? Melansir dari kanal YouTube Jambul Ijo, Rabu (8/12), berikut ulasan selengkapnya.
Komandan Beri Ketegasan
Suasana barisan para prajurit yang telah selesai melakukan sesi latihan kembali tegang. Sang komandan pelatih mengungkapkan rasa kecewa lantaran ada salah satu prajurit yang tergiur saat ditawari makanan pada saat melakukan latihan.
Sang komandan menyebut, hal itu serta merta dapat membuat mereka terbunuh saat berada di medan perang yang sebenarnya.

YouTube Jambul Ijo ©2021 Merdeka.com
"Kalau dihadapkan ke medan sebenarnya, rekan-rekan itu sudah mati. Betul tidak itu?. Maka dari itu, kamu makan apa kemarin? Mi? Kalian tertipu, kalau di medan perang kalian sudah mati," terangnya.
Tergiur Makanan Ditawari Komandan
Salah satu prajurit yang dimaksud itu langsung dipanggil. Ia diperintahkan untuk melakukan beberapa hukuman.
"Ayo, kamu masuk air," tegas komandan.
Saat itu, sang prajurit secara jujur mengaku tergiur untuk menikmati mi meski tengah berlatih dan mendapatkan tugas pengintaian.
"Kenapa kamu makan?" tanya beberapa pelatih.
"Siap, ditawari," jawabnya.
Diberi Hukuman
Sesi hukuman pun dimulai. Secara langsung, prajurit itu diperintahkan untuk memasuki area parit dan berguling tepat di atasnya hingga seragam kebanggaannya terpaksa basah.

YouTube Jambul Ijo ©2021 Merdeka.com
"Rata! Rata dengan air! Rata! Tangannya ke depan, guling kanan, ya! Guling kiri, ya. Telentang. Belum basah itu," ujar salah satu pelatih.
"Ini dinyatakan mati ya kawan ya soalnya kemarin pas lagi mengintai, dia makan mi. Dikasih pelatih mi sama durian," terang pemilik video.
Guling-guling di Atas Jalan
Tak hanya itu, prajurit tersebut lantas diminta kembali untuk berguling di atas jalan menurun. Semua pasang mata pun menatap aksinya saat melakukan serangkaian hukuman.
Sementara beberapa pelatih cukup menyaksikan seraya memberi arahan dengan nada meninggi.

YouTube Jambul Ijo ©2021 Merdeka.com
"Masih banyak permainannya," terang pelatih.
Wajah Diberi Lumpur
Setelah cukup mendapatkan hukuman untuk berguling di atas jalan dan parit kotor, sang pelatih kemudian memanggilnya untuk menghadap.
Diambil beberapa kepal lumpur basah, sang pelatih lantas melumuri seluruh wajah sang prajurit. Ia menyebut, penyamaran yang dilakukan sang anak buah lalu belum cukup sempurna.

YouTube Jambul Ijo ©2021 Merdeka.com
"Penyamarannya kemarin kurang bagus, ya. Ini, habis ini mandi, jelas?" terang pelatih.
"Siap, jelas," tegasnya.
Rayakan Kenaikan Pangkat Prajurit
Kembali ke barisan prajurit, betapa terkejutnya sang prajurit saat pelatih justru memberinya ucapan selamat. Rupanya, semua hukuman tersebut merupakan serangkaian aksi dari kawan seperjuangan untuk merayakan kenaikan pangkatnya.
"Kita di sini mau merayakan kenaikan pangkatmu menjadi kopral. Selamat," terang sang pelatih disambut riuh tepuk tangan.

YouTube Jambul Ijo ©2021 Merdeka.com
Ia tak mampu berucap. Hanya senyuman yang senantiasa menghiasi wajahnya tatkala satu per satu kawan seperjuangan memberinya ucapan seraya menjabat tangan.
"Video ini dibuat di luar jam kegiatan latihan. Karena salah satu dari rekan kami ada yang naik pangkat, kami sepakat untuk memberikan kejutan agar menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab atas kenaikan pangkatnya," dikutip dari keterangan video.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya