Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Intip Pabrik Makanan Ringan Milik Anggota TNI, Bisa Produksi 70 Macam Jajanan

Intip Pabrik Makanan Ringan Milik Anggota TNI, Bisa Produksi 70 Macam Jajanan Pabrik Makanan Ringan Milik Anggota TNI. Kanal YouTube Ramil 30 Channel ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kisah inspiratif hadir dari seorang anggota militer. Selain mengabdi kepada negara, tentara satu ini merintis usaha membantu sang istri.

Dia adalah Sersan Mayor TNI Budi masih aktif berdinas sebagai Babinsa di Koramil 14 Turen, Malang, Jawa Timur. Setiap pulang kerja, ia akan membantu istrinya di pabrik yang membuat 70 ragam jenis camilan.

Bahkan mereka telah merekrut banyak karyawan untuk membantu warga sekitar mendapatkan pekerjaan. Berikut ulasannya.

Jalani Usaha Sudah 10 Tahun

pabrik makanan ringan milik anggota tni

Kanal YouTube Ramil 30 Channel ©2021 Merdeka.com

Melansir dari kanal YouTube Ramil 30 Channel, bertajuk 'Babinsa Sukses punya pabrik Makanan Ringan'. Sang pemilik akun tengah berkeliling di pabrik atau rumah produksi camilan milik seorang Sersan.

Ia berbincang dengan Sersan Mayor Budi, pemilik usaha camilan tersebut.

"Dari 2010 sampai sekarang. Kurang lebih 10 tahunan. Ada sejenis makroni, kerupuk, stik, potato, kedelai dan banyak lainnya," kata Budi.

Memproduksi 70 Macam Makanan Ringan

Pabrik yang cukup besar untuk membuat camilan dari proses mentah, hingga pengemasan dan penyimpanan. Seluruh aktivitas produksi dilakukan di pabrik itu.

pabrik makanan ringan milik anggota tni

Kanal YouTube Ramil 30 Channel ©2021 Merdeka.com

Saat ini mereka sudah bisa memproduksi sekitar 70 ragam jenis camilan. Kemudian didistribusikan ke sekitar Jawa Timur. Harganya cukup terjangkau, karena diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah.

"Kalau semuanya mungkin bisa 70 macam jajanan. Paling lingkup Jawa Timur ya, Pasuruan, Lumajang, Blitar, Kediri, Panjen dan Malang sekitar," ujarnya.

Miliki 23 Pegawai

pabrik makanan ringan milik anggota tni

Sersan Budi meracik bahan camilan, Kanal YouTube Ramil 30 Channel ©2021 Merdeka.com

Pabrik camilannya kini memiliki 23 pegawai.

"Cuma produksi lokal untuk menengah ke bawah. (Karyawan) sekarang ada 23 itu yang goreng 3, yang kerja 20. Kalau dulu 41, tapi karena lagi corona," ungkap Budi.

Bantu Istri Setelah Berdinas

pabrik makanan ringan milik anggota tni

Kanal YouTube Ramil 30 Channel ©2021 Merdeka.com

Seluruh tanggung jawab berada di tangan sang istri tercinta. Budi mengatakan, sekedar membantu setelah pulang kerja. Lantaran diakuinya tak sanggup bila harus memikul sendiri.

"Ini pengendali juga istri. Saya hanya bantu, sekedar bantu setelah dinas. Saya kalau memikirkan masalah kaya gini, saya enggak mampu," ucap Budi.

Omzet Rp20 Juta

pabrik makanan ringan milik anggota tni

Kanal YouTube Ramil 30 Channel ©2021 Merdeka.com

Penghasilan diperoleh bisa mencapai sekitar Rp20 juta. Bagi Budi, setidaknya berusaha untuk tetap menjaga rumah produksinya itu terus bertahan.

"Kalau omzet ini, kalau buat rata-rata enggak terlalu banyak. Penghasilan sekitar 20 lah. Yang penting bisa terus jalan," pungkasnya.

Video Pabrik Milik Anggota TNI

Berikut videonya.

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP