Inilah Proses Terjadinya Kehamilan Usai Berhubungan, Pejuang Dua Garis Wajib Tahu

Selasa, 20 Oktober 2020 08:39 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Inilah Proses Terjadinya Kehamilan Usai Berhubungan, Pejuang Dua Garis Wajib Tahu ilustrasi hamil di usia muda. © maltatoday.com

Merdeka.com - Sebenarnya proses terjadinya kehamilan pernah dibahas saat masih di bangku sekolah. Namun terkadang pembahasan tersebut belum sampai mendalam. Ada juga yang beberapa di antaranya belum memahami betul proses terjadinya kehamilan usai berhubungan.

Bila ingin memiliki peluang tinggi hamil, ada baiknya dilakukan di masa ovulasi. Sebab, pada masa itu kemungkinan terjadinya proses kehamilan lebih tinggi. Lantas bagaimana proses terjadinya kehamilan usai berhubungan?

Melansir dari Alodokter, Selasa (20/10/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.

2 dari 6 halaman

Masa Ovulasi

Sebelum mengenal lebih lanjut terkait proses terjadinya kehamilan, ada baiknya kalian memahami masa ovulasi. Sudah menjadi rahasia umum, berhubungan saat masa ovulasi memungkinkan lebih besar terjadi proses pembuahan. Sehingga peluang seorang wanita untuk mengandung menjadi lebih tinggi.

ilustrasi hamil
©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Hernan H. Hernandez A.

Masa ovulasi biasanya berlangsung sekitar 2 minggu sebelum hari pertama menstruasi berikutnya dimulai. Pada saat masa ini, indung telur (ovarium) akan mengeluarkan sel telur yang telah matang di dalam tubuh wanita. Sel telur ini nantinya akan masuk ke tuba falopi untuk menunggu datangnya sperma.

Jika bertemu dan berhasil, sel telur akan dibuahi oleh sperma. Tahukah kalian, sel telur yang sudah matang hanya memiliki masa hidup selama 24 jam saja. Jika dalam kurun waktu itu sel telur tidak dibuahi, maka sel tersebut akan meluruh. Proses peluruhan inilah yang dikenal dengan sebutan menstruasi.

3 dari 6 halaman

Proses Terjadinya Kehamilan Saat Pembuahan

Terjadinya pembuahan berbeda-beda di setiap wanita. Ada yang beberapa jam hingga beberapa hari usai suami istri selesai melakukan hubungan badan. Seorang wanita bisa dikatakan hamil bila proses pembuahan berhasil terjadi.

Perlu untuk diketahui, sekitar 300 juta sel sperma akan memasuki vagina sesaat setelah berhubungan. Alih-alih semuanya, hanya ada ratusan sel sperma saja yang bisa mencapai tuba falopi. Tuba falopi sendiri merupakan lokasi di mana sel telur matang berada.

Belum sampai di situ, dari ratusan sel nantinya hanya akan satu sel sperma yang berhasil bertemu dengan sel telur. Setelah sel telur dan sperma bertemu inilah proses pembuahan akan terjadi. Di kasus tertentu, indung telur bisa menghasilkan dua sel telur matang. Jika keduanya berhasil dibuahi oleh dua sel sperma, maka akan terjadi kehamilan kembar. Kehamilan kembar ini biasanya nonidentik atau bisa disebut dengan kembar fraternal.

4 dari 6 halaman

Proses Terjadinya Kehamilan Usai Pembuahan

Berlanjut ke proses terjadinya kehamilan setelah prose pembuahan. Dalam kurun waktu 24 jam usia pembuahan, sel telur akan berubah menjadi zigot. Zigot inilah yang kemudian akan terus berkembang menjadi embrio (bakal janin). Dalam waktu 5-10 hari usai pembuahan, zigot yang sudah berubah menjadi embrio akan menempel di dinding rahim.

ilustrasi janin
twincitiesmidwifery.com

Pada tahap ini, wanita yang telah memasuki masa awal kehamilan kemungkinan akan mengalami flek kecokelatan. Tak hanya itu, seorang wanita juga bisa mengalami pendarahan ringan selama sekitar 1-2 hari. Tak perlu khawatir, pendarahan ini biasa disebut dengan pendarahan implantasi. Meski begitu, tidak semua wanita akan mengalaminya ya.

Usai implantasi, kantung ketuban serta plasenta akan terbentuk. Kedua hal itu nantinya yang akan menjadi sumber nutrisi bagi janin. Pada masa ini, plasenta juga akan mulai melepaskan hormon kehamilan hCG yang mampu dideteksi melalui tes urine. Tanda-tanda awal kehamilan juga mungkin sudah bisa dirasakan oleh wanita di masa awal kehamilan ini. Misalnya seperti perubahan pada payudara dan mual.

5 dari 6 halaman

Waktu untuk Memastikan Kehamilan

Lantas bagaimana jika belum ada sel telur yang bisa dibuahi ketika sel sperma masuk? Tidak perlu khawatir, sebab sel sperma masih bisa bertahan hidup hingga 5 hari di dalam tubuh wanita. Akan tetapi, perjuangan sel sperma untuk bisa mencapai sel telur masih panjang. Selain itu, dalam perjalanannya pun jumlah sel sperma akan kian berkurang.

Untuk memastikan apakah sudah terjadi kehamilan, para wanita bisa menggunakan alat tes kehamilan (test pack). Setidaknya lakukanlah sekitar 3-4 minggu setelah hari pertama menstruasi terakhir. Kalian juga bisa melakukan tes kehamilan 2-3 minggu setelah berhubungan badan di masa subur.

6 dari 6 halaman

Rencanakan Kehamilan

ilustrasi hamil
©©shutterstock.com/Dmitry Kalinovsky

Namun, akan sulit dilakukan bisa kalian memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Bila itu terjadi pada kalian, coba lah untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan. Nantinya kalian akan mendapatkan saran terbaik agar berhasil dalam proses terjadinya kehamilan. [tan]

Baca juga:
Mengenal Penyebab Vertigo pada Ibu Hamil, Ketahui Cara Mengatasinya
Usai Melahirkan, Tunggu Dulu Beberapa Bulan Sebelum Melakukan Diet
Ketahui Kapan dan Berapa Banyak Ibu Hamil Harus Melakukan USG
Menurut Pakar, Ini Rekomendasi Suplemen untuk Dikonsumsi Ibu Hamil
Tak Hanya Sekali, 5 Artis Ini Pernah Beberapa Kali Alami Keguguran
Mesra di Acara Siraman 7 Bulanan, Ini 4 Potret Kompak Zaskia Gotik dan Suami

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini