Advertisement
Hal tersebut yang dilakukan oleh seorang siswi Sekolah Dasar (SD) bernama Nuraeni yang belakangan menarik simpati warganet.
Bocah perempuan asal Kabupaten Sinjai itu rela merawat adiknya hingga ke sekolah lantaran sang Ibu telah wafat.
Rutinitas itu dilakukannya karena tidak ada yang bisa merawat sang adik selama di rumah.
Kisah Nuraeni pun menarik perhatian warganet yang salut dan tergerak hati untuk membantunya.
Seperti apa kisah selengkapnya? Melansir dari Instagram @gerakmenebarkebaikan, Jumat (22/3) berikut informasinya.
Advertisement
Advertisement
Nuraeni merupakan seorang siswi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maddakko yang berada di Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Advertisement
Keputusan itu dilakukannya setelah sang Ibu meninggal dunia akibat penyakit kanker yang dideritanya 4 bulan yang lalu.
Advertisement
Semasa sang Ibu masih hidup, Nuraeni pula yang selalu merawat Ibu dan adiknya yang masih balita itu.
Nuraeni pun setiap hari menggendong adiknya ke sekolah. Bahkan ia pun tak sempat memiliki waktu untuk bermain bersama teman-temannya demi menjaga sang adik.
Advertisement
Kisah Nuraeni mendapat beragam sorotan dari warganet. Beberapa pun merasa iba hingga berniat untuk membantu hingga menawarkan untuk merawat mereka berdua.
"Mau enggak aku adopsi min tolong info ya," tulis akun @putrimayarumanti.
"Ini kalau enggak ada keluarganya saya siap ngurus dan sekolahkan mereka berdua min. Saya tinggal di Serang, insya Allah saya bisa bantu sekolahkan dan tinggal di rumah saya seperti anak saya sendiri," tulis akun @arianamclaren_19.
"Ya Allah jangan pisahin mereka. Kalau ada yang mau jadiin anak angkat, bawa juga kakaknya 😢😢," komentar akun @ivonadilamarta.
"Boleh enggak kalau saya yang rawat aja di sini," tulis akun @mira_ar_putri.