Beberapa waktu terakhir, seorang pria kerap melakukan aksinya menipu agen BRI Link dengan berpura-pura sebagai Polisi maupun anggota BNN. Hal itu dilakukan dalam rangka untuk meyakinkan agen BRI Link.
Pria itu bernama Panjul, ia merupakan seorang residivis yang sudah pernah ditahan karena kasus yang sama yaitu penipuan.
Advertisement
Penangkapan dilakukan pada malam hari, dan pada saat digerebek, Panjul tertangkap oleh petugas meskipun ia ngumpet di dalam lemari pakaian. Simak ulasannya sebagai berikut.
Advertisement
Sebuah video yang diunggah oleh channel Youtube Buser77 Kendari memperlihatkan tim khusus yang dibentuk oleh Polresta Kendari sedang melakukan penangkapan terhadap seorang pria bernama Panjul.
Panjul merupakan residivis yang kerap melakukan penipuan terhadap agen BRI Link sebanyak 7 kali. Tim dari Polresta Kendari pada malam hari langsung mendatangi kamar kos yang dihuni oleh Panjul.
Namun, Panjul tidak berani keluar kamar. Beberapa kali ia digedor oleh Polisi agar mau keluar akan tetapi dirinya tetap mengurung diri di kamar sampai akhirnya pintu kamar berhasil dibuka dengan paksaan.
Advertisement
“Panjul, mau kita buka baik-baik atau terpaksa kita buka? Buka kau sudah!,” ucap salah satu anggota Polisi sambil menggedor kamar Panjul.
Advertisement
Saat pintu berhasil dibuka dengan cara didobrak, Polisi pun langsung masuk ke dalam kamar Panjul. Di dalam kamar, terdapat satu kawan Panjul yang mengaku tidak mengetahui keberadaan temannya.
Namun, saat digeledah, Panjul ternyata sedang bersembunyi di dalam lemari pakaian. Seketika itu juga, Polisi langsung membekuk Panjul dan tidak membiarkannya melarikan diri.
Advertisement
“Kenapa kau sembunyikan di kemaluanmu?,” Tanya Polisi yang tidak bisa dijawab oleh Panjul.
Advertisement
Kegeraman Polisi terhadap Panjul semakin menjadi-jadi ketika mereka menemukan sisa-sisa sabu di dalam kamar Panjul. Saat ditanya, Panjul mengaku sudah lama tak mengonsumsi sabu.
Advertisement
“Udah lama, pak,” jawab Panjul. Setelah itu, Panjul hanya bisa diam dan menyerahkan diri. Ia kemudian diangkut oleh petugas dengan mobil dan dibawa ke kantor Polisi.