Apa Itu Sprinkler Hotel? Alat yang Jadi Gantung Baju Pengujung Hotel JW Marriot Medan Berujung Banjir 1 Lantai

Baru-baru ini, ulah tak sengaja salah satu pengunjung Hotel JW Marriot yang menggunakan alat sprinkler begitu menuai sorotan. Apa itu sprinkler hotel?

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Apa Itu Sprinkler Hotel? Alat yang Jadi Gantung Baju Pengujung Hotel JW Marriot Medan Berujung Banjir 1 Lantai
Apa Itu Sprinkler Hotel? Alat yang Jadi Gantung Baju Pengujung Hotel JW Marriot Medan Berujung Banjir 1 Lantai (Merdeka.com)

Sistem keamanan kebakaran di hotel merupakan hal krusial untuk melindungi tamu dan aset hotel. Salah satu sistem yang paling penting adalah sprinkler hotel, sistem pemadam kebakaran otomatis yang terpasang di langit-langit. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi dan memadamkan api dengan cepat, meminimalkan kerusakan dan menyelamatkan nyawa.

Namun, penting untuk memahami bagaimana sistem ini bekerja dan bagaimana cara merawatnya agar berfungsi optimal dan mencegah kejadian yang tidak diinginkan.Sprinkler hotel terdiri dari jaringan pipa yang terhubung ke sumber air utama hotel dan dilengkapi dengan kepala sprinkler di setiap ruangan.

Kepala sprinkler ini berisi elemen sensitif panas, biasanya terbuat dari kaca atau logam. Ketika suhu di sekitarnya mencapai titik kritis (sekitar 68°C), elemen ini akan meleleh atau pecah, memicu pelepasan air secara otomatis. Air yang disemprotkan akan memadamkan api sebelum menyebar luas. Sistem ini memberikan respon cepat dan efektif dalam menangani kebakaran di tahap awal, sehingga meminimalisir kerugian yang lebih besar. Keberadaan sprinkler hotel sangat penting, mengingat potensi bahaya kebakaran yang selalu ada di lingkungan hotel dengan banyak penghuni dan perlengkapan elektronik.

Kamar Hotel
Kamar Hotel Pexels.com

Sistem sprinkler hotel sendiri merupakan bagian integral dari sistem proteksi kebakaran di bangunan. Sistem ini bekerja berdasarkan prinsip deteksi panas. Ketika suhu di sekitar kepala sprinkler mencapai titik kritis, yaitu sekitar 68°C, elemen sensitif panas di dalam kepala sprinkler akan meleleh atau pecah.

Hal ini kemudian memicu pelepasan air secara otomatis, memadamkan api sebelum menyebar. Sistem ini berbeda dengan sistem deteksi asap, yang hanya memberikan peringatan dini. Sprinkler hotel langsung bertindak untuk memadamkan api.

Sistem pipa yang terhubung ke sumber air utama hotel memastikan pasokan air yang cukup untuk memadamkan api. Tekanan air yang cukup penting untuk memastikan penyemprotan air yang efektif. Sistem ini juga dirancang untuk memberikan perlindungan yang merata di seluruh ruangan.

Letak kepala sprinkler yang strategis di langit-langit memastikan jangkauan yang optimal dalam memadamkan api. Perawatan berkala sangat penting untuk memastikan sistem ini selalu siap beroperasi dan mencegah masalah seperti penyumbatan atau kerusakan pada komponen.

Sebelumnya, sempat beredar luas di media sosial saat terungkapnya ulah seorang pengunjung Hotel JW Marriott Medan, Sumatera Utara. Tamu tersebut diduga menyebabkan smoke detector di kamarnya menyala, yang berujung pada terjadinya kebanjiran di satu lantai hotel mewah ini, sehingga video tersebut menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Video tersebut banyak dibagikan, termasuk oleh akun Instagram @ceritamedan.com pada Minggu, 9 Februari 2025. Dalam postingan tersebut, dijelaskan bahwa insiden kebanjiran di hotel JW Marriott Medan disebabkan oleh tindakan salah satu tamu yang menjemur pakaian di sprinkler hotel.

Akibatnya, semua barang elektronik dan perabotan di kamar menjadi basah, bahkan air meluap hingga keluar dari kamar. Para petugas hotel pun berusaha membersihkan ruangan yang dipenuhi air, termasuk di kamar tamu tersebut. Tindakan tamu yang menghebohkan ini dikabarkan akan dikenakan denda yang fantastis, setara dengan harga sebuah mobil.

Denda ini mencakup biaya barang elektronik yang rusak akibat air, biaya sewa hotel untuk satu lantai yang harus ditutup selama perbaikan, dan lain-lain. Seorang warganet yang mengaku pernah bekerja sebagai resepsionis hotel menjelaskan bahwa meskipun barang tidak rusak, tamu tetap diwajibkan untuk membayar dengan harga yang lebih tinggi dari harga asli. Selisih harga tersebut kemungkinan digunakan untuk biaya perawatan dan perbaikan jika terjadi kerusakan akibat kelalaian tamu.

Rekomendasi