6 Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Daging Sapi untuk Kesehatan

Jumat, 31 Juli 2020 12:51 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
6 Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Daging Sapi untuk Kesehatan Ilustrasi daging. ©2019 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Perayaan Idul Adha identik dengan proses penyembelihan hewan kurban. Pada perayaan Hari Raya Idul Adha, biasanya umat Islam akan berkumpul bersama keluarga dan saudara untuk menikmati berbagai olahan yang terbuat dari daging sapi.

Daging sapi memang bisa diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat dan menggugah selera. Tak heran jika hampir semua orang menyukai masakan yang diolah menggunakan daging sapi.

Namun, tahukan Anda jika mengonsumsi daging sapi secara berlebihan ternyata bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Berikut informasi selengkapnya dilansir dari laman Reader's Digest:

1 dari 6 halaman

Kolesterol Tinggi

sapi wagyu kobe

© Depositphotos

Mengonsumsi daging terlalu banyak, terlebih cara pengolahan yang tidak tepat bisa membuat kadar kolesterol dalam tubuh meningkat drastis. Kolesterol yang tinggi biasanya akan menimbulkan beberapa gejala seperti sakit kepala, rasa tidak nyaman di tengkuk, kesemutan, serta nyeri pada dada.

2 dari 6 halaman

Mengantuk

setelah makan

© distractify.com


Mengonsumsi daging sapi terlalu banyak juga bisa menyebabkan kelelahan dan kabut otak. Hal ini dikarenakan protein dalam daging membutuhkan waktu yang lama untuk diproses.

Selain itu, makan daging terlalu banyak juga bisa membuat lemak jenuh yang ada pada daging bisa meningkatkan peradangan di dalam tubuh. Jika Anda mengonsumsi daging terlalu banyak, bukan tidak mungkin laju peradangan akan sangat cepat sehingga fungsi organ-organ penting bisa mengalami gangguan.

3 dari 6 halaman

Sembelit

sapi

©2015 Merdeka.com



Makan daging merah secara berlebihan juga bisa menyebabkan sembelit. Seperti yang kita ketahui jika daging hampir tidak memiliki serat yang bisa menjadi penyebab sembelit.

Jika Anda mengonsumsi banyak daging, cobalah imbangi dengan konsumsi buah dan sayur untuk memberikan kandungan serat untuk tubuh.

4 dari 6 halaman

Gangguan Jantung

jantung

©iStock


Manfaat lain dari serat adalah menjaga penyerapan kolesterol yang dapat melindungi jantung Anda. Daging tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol 'buruk' pada tubuh dan menyebabkan risiko jantung. The American Heart Association merekomendasikan membatasi lemak jenuh 5 hingga 6 persen dari total kalori.

Selain jantung, konsumsi daging berlebih juga dapat menyebabkan batu ginjal. Protein berlebih dalam daging dapat memengaruhi ginjal karena senyawa purin dari daging dapat membentuk asam urat yang meningkatkan risiko batu ginjal.

5 dari 6 halaman

Sebabkan Berat Badan Naik dan Gampang Haus

ilustrasi timbangan badan

©Shutterstock/Yuri Arcurs


Mengonsumsi daging merah secara berlebihan bisa meningkatkan berat badan secara tiba-tiba. Hal ini dikarenakan kandungan protein yang dikonsumsi terlalu banyak sehingga mengubahnya menjadi lemak.

Selain itu, konsumsi daging berlebih bisa membuat seseorang mudah haus. Konsumsi daging yang berlebihan akan menumpuk nitrogen yang merupakan hasil pemecahan protein di dalam darah. Tubuh akan berusaha mengeluarkan kelebihan nitrogen tersebut, salah satunya melalui urine.

6 dari 6 halaman

Tingkatkan Risiko Kanker

daging sapi

©2020 Liputan6.com/Johan Tallo


Ketika daging merah dikonsumsi secara terus-menerus ternyata memiliki tingkat bahaya yang cukup tinggi. Salah satu bahaya ketika mengonsumsi daging merah terlalu sering adalah dapat menyebabkan risiko kanker. Sebuah penelitian mencatat jika Anda mengonsumsi daging merah lebih dari 18 ons dalam satu minggu membuat risiko kanker kolorektal meningkat.

Tidak hanya itu, sering mengonsumsi daging yang diolah akan membuat tubuh rentan terserang kanker usus besar dan kanker lambung. Hal ini telah disampaikan oleh American Institute for Cancer Research.

[khu]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini