Menikmati Wedang Rempah Cemplon khas Borobudur, Melejit Sejak Pandemi
Merdeka.com - Tangannya sibuk membuat ramuan, aneka neka macam rempah-rempah dan dedaunan seperti jahe, serutan kayu secang, serutan kayu manis, cengkih, daun pala, serai ia campur menjadi satu. Terakhir ia tambahkan air hangat dan satu bongkah kecil gula batu ke dalam gelas mungil. Ia aduk perlahan kemudian ia seduh.
Aroma khas rempah-rempah dan kenikmatannya pun langsung menghangatkan tubuh. Sesuai dengan namanya, minuman ini ialah wedang rempah karena terdiri dari berbagai rempah-rempah. Namun, beberapa orang menyebutnya menyebutnya wedang uwuh, uwuh yang berarti minuman sampah karena bentuknya seperti tumpukan daun kering tidak beraturan.
Meski sudah ada sejak dulu, namun keeksisan Wedang Rempah ini semakin melejit saat pandemi melanda Tanah Air. Wedang Rempah Cemplon menjadi salah satu produsen wedang rempah yang dikenal dan laku di pasaran.
©2021 Merdeka.com/Fajar Bagas Prakoso
Fitnasih atau yang akrab disapa Cemplon adalah pemiliknya. Ide pembuatan usaha wedang rempah ini berawal saat mengikuti pelatihan 'Kita Muda Kreatif' UNESCO. Ia memutar otak untuk memasarkan produk yang modalnya tidak banyak namun juga bisa memanfaatkan hasil alam lingkungan sekitar tempat tinggalnya di Desa Karangrejo.
Desa Karangrejo memiliki banyak rempah-rempah. Hasil rempah bahkan bisa ditanam dan dipetik di halaman sendiri. Melihat potensi desa, Cemplon pun menemukan ide untuk memproduksi Wedang Rempah.
©2021 Merdeka.com/Fajar Bagas Prakoso
Dengan modal cukup Rp 100.000 ribu, wanita ini mulai memproduksi Wedang Rempah. Lantas ia iseng mengunggah di media sosial Instagramnya. Tanpa diduga, banyak teman yang penasaran dengan minuman hangat tradisional ini. Tak lupa, Cemplon juga melibatkan masyarakat desa untuk membantu dalam proses produksi rempah-rempah.
Saat ini, Ia memiliki karyawan tetap sebanyak 4 orang dengan perekonomian rendah karena terdampak Covid-19. Kerja keras berbuah manis, berkat pemasarannya yang apik, usaha Wedang Rempah Cemplon kian melejit. Wedang rempah ramuannya sudah diekspor ke berbagai daerah bahkan baru-baru ini dikirim ke Negeri Jiran.
©2021 Merdeka.com/Fajar Bagas Prakoso
Selain menghangatkan tubuh, minuman yang terdiri dari campuran berbagai rempah membuat wedang tradisional ini dipercaya mampu mencegah berbagai penyakit. Seperti asam urat, jantung, menangkal radikal bebas.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Wedang rempah juga menjadi salah satu ramuan yang berkhasiat untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas imun dalam tubuh. Enggak salah kalau Wedang Rempah Cemplon ini semakin melejit sejak pandemi Covid-19 melanda.
©2021 Merdeka.com/Fajar Bagas Prakoso
Mudah untuk dibuat, simpel namun tetap berkhasiat membuat Wedang Rempah ini semakin dinikmati masyarakat. Ditambah, harganya tak bikin kantung menjerit, murah banget.
Wedang Rempah cocok dinikmati saat malam hari atau badan sedang kurang fit. Ditambah camilan tentu saja semakin nikmat. Selain berkhasiat, menikmati seduhan Wedang Rempah Cemplon juga bisa membantu warga Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang.
(mdk/Tys)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya