Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terhantam Pandemi, Sega Jual Bisnis Gim Arcade

Terhantam Pandemi, Sega Jual Bisnis Gim Arcade SEGA Arcade. ©2020 tweaktown.com

Merdeka.com - Sega adalah nama raksasa di kalangan gamer, terutama gamer lawas. Meski saat ini, konsol dikuasai Sony, Microsoft, dan Nintendo, Sega masih berjaya di industri arcade.

Namun permasalahannya, gim arcade tentu menurun di tengah pandemi. Sampai-sampai, Sega Sammy, perusahaan di belakang Sega Entertainment mengambil keputusan mengejutkan.

Sega Sammy mengumumkan untuk menjual bisnis arcade-nya ke perusahaan Jepang bernama Genda.

Sebagaimana dikutip dari IGN via Tekno Liputan6.com, Sega Sammy mengumumkan pihaknya sepakat menjual 85,1 persen saham di Sega Entertainment.

Sekadar informasi, Sega Entertainment merupakan unit bisnis di balik bisnis mesin arcade dan permainan hiburan di Jepang.

Meski bisnis arcade dan permainan hiburannya dijual, divisi video gim tidak terdampak sama sekali dari aksi korporasi ini.

Sega Sammy pun mengungkap alasan dibalik keputusan ini. Menurut mereka, bisnis arcade telah sangat terpengaruh oleh pandemi Covid-19.

"Akibatnya, penggunaan fasilitas arcade-nya pun menurun drastis. Hal tersebut mengakibatkan kerugian signifikan," kata Sega Sammy.

Signifikan

Karena kerugian signifikan ini, Sega Sammy sepakat mengalihkan sebagian saham bisnis arcade-nya ke Genda.

Sementara itu, laporan Ubergizmo menulis, Sega Sammy memperkirakan akan mencatat kerugian sekitar USD 191 juta pada akhir tahun fiskal 2020.

Dengan kerugian yang begitu dalam, meskipun kini Jepang mulai masa pemulihan, situasi masih dinilai belum pasti bagi bisnis gim arcade ataupun fasilitas hiburan.

Sumber: Liputan6.comReporter: Agustin Setyo Wardani

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP