Wajah dari salah satu manusia terkaya yang pernah hidup berhasil dimunculkan kembali dalam sebuah studi terbaru.
Wajah tersebut adalah wajah milik seorang firaun/raja Mesir Kuno, yaitu Amenhotep III, kakek dari salah satu firaun paling terkenal, Tutankhamun.
Mengutip Daily Mail dan New York Post, Minggu (19/5), terdapat ilmuwan-ilmuwan yang telah melakukan rekonstruksi ulang dari wajah Amenhotep III.
Rekonstruksi wajah ini merupakan rekonstruksi wajah Amenhotep III yang pertama selama 3.400 tahun.
“Jika tidak salah, ini merupakan perkiraan wajah Amenhotep III yang pertama,” ungkap Cicero Moraes, pakar desain grafis yang menerapkan hasil penelitian dari tim peneliti menjadi sebuah gambar wajah Amenhotep III.
Amenhotep III dianggap sebagai salah satu firaun paling hebat di Mesir Kuno. Ia juga dianggap oleh arkeolog sebagai “salah satu orang terkaya yang pernah hidup”.
Secara bersamaan, ia juga memimpin Mesir melalui periode kemakmuran dan kekuatan internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya pada abad ke-14 sebelum Masehi.
Amenhotep III pun memiliki lebih banyak patung yang masih bertahan/tidak rusak dibandingkan dengan firaun lain.
Advertisement
Meskipun begitu, rekonstruksi ilmiah wajahnya belum pernah dibuat.
Moraes mengatakan bahwa rekonstruksi dimulai dengan membuat ulang tengkorak sang firaun secara digital, yaitu dengan menggunakan gambar dan data dari muminya.
Ia juga menggunakan data tambahan dari donor yang masih hidup untuk digunakan dalam mencari tahu kemungkinan dimensi dan posisi hidung, telinga, mata, serta bibir Amenhotep III.
“Berdasarkan pengetahuan dari sejarah, Amenhotep III memiliki penampilan yang kuat sehingga kami menggunakan data dari individu dengan indeks massa tubuh yang tinggi,” ungkap Moraes.
Selain merekonstruksi ulang wajah sang firaun, tim peneliti juga membuat ulang pakaian dan aksesoris yang mungkin dipakai oleh Amenhotep III.
Michael Habicht, arkeolog dari Universitas Flinders, Australia, mengatakan bahwa sang firaun terlihat cukup berbeda dengan rupa firaun yang sering terlihat di patung-patung.
Menurut penelitian yang pernah terjadi di dekade 1970-an, kata Habicht, Amenhotep III dideskripsikan sebagai seorang laki-laki yang gemuk, sakit dan tidak banyak bergerak, yang hampir botak, serta menderita masalah gigi sebelum ia wafat.
Advertisement
Tinggi badan Amenhotep III juga relatif pendek, yaitu sekitar 156 cm. Ia menjadi salah satu firaun paling kecil dari firaun-firaun lain yang muminya terjaga.
Tinggi badannya tersebut digambarkan secara berbeda di patung-patung—ia digambarkan dengan patung-patung raksasa.
Mengenai wajah yang telah direkonstruksi, Habicht berkata bahwa Amenhotep III mempunyai “wajah yang tenang untuk seorang pria yang mempromosikan perdamaian dan hidup di masa kemakmuran ekonomi terbesar” di Mesir Kuno.
Amenhotep III memang dikenal sebagai firaun yang suka berdiplomasi, seperti melakukan pembangunan di berbagai wilayah lain.
Dalam surat diplomasinya dengan pihak asing, diketahui bahwa pemimpin asing juga pernah meminta sang firaun agar mengirimkan emas karena kekayaan Mesir yang luar biasa. Dengan kekayaannya yang besar, bahkan ada spekulasi bahwa mumi dari Amenhotep III sepenuhnya dilapisi dengan daun emas.
Advertisement