Dinosaurus Dicurigai Ilmuwan Menjadi Alasan Manusia Menua Begitu Cepat

Hipotesis ini menunjukkan adanya tekanan evolusi selama Era Mesozoikum.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Dinosaurus Dicurigai Ilmuwan Menjadi Alasan Manusia Menua Begitu Cepat
Dinosaurus Dicurigai Ilmuwan Menjadi Alasan Manusia Menua Begitu Cepat (© AI Generator/Getimg.ai)

Hipotesis ini menunjukkan adanya  tekanan evolusi selama Era Mesozoikum.

Proses penuaan pada manusia berupa nyeri sendi, kerutan, dan tanda-tanda usia tua lainnya mungkin sebagian disebabkan oleh dinosaurus, menurut sebuah makalah penelitian baru.

Beberapa reptil dan amfibi tidak menunjukkan tanda-tanda penuaan sebelum mereka mati, namun semua mamalia mengalami perubahan penampilan seiring bertambahnya usia.

Dok. Istimewa
© AI Generator/Bing

Hipotesis ini menunjukkan bahwa tekanan evolusi yang diberikan dinosaurus pada mamalia selama Era Mesozoikum – sekitar 100 juta tahun yang lalu – mungkin telah menyebabkan hilangnya gen yang memungkinkan mereka hidup lebih lama.

Dok. Istimewa
© AI Generator/Bing

Mengutip Indy100, Senin (8/1), makalah di BioEssays menunjukkan bahwa hal ini mungkin menyebabkan penurunan kemampuan manusia untuk memperbaiki DNA dan meregenerasi jaringan.

Penulis studi Joao Pedro de Magalhaes dari Universitas Birmingham menulis: “Meskipun manusia adalah salah satu mamalia yang hidup paling lama, ada banyak reptil dan mamalia lain yang memiliki proses penuaan yang jauh lebih lambat dan menunjukkan tanda-tanda penuaan yang minimal sepanjang hidup mereka”.

“Hipotesis hambatan umur panjang mungkin menjelaskan kekuatan evolusi yang telah membentuk penuaan mamalia selama jutaan tahun,” tambah dia.

Penuaan diketahui dipicu oleh beberapa faktor, termasuk kehabisan sel induk dan lambatnya degradasi kromosom.

Penuaan diketahui dipicu oleh beberapa faktor, termasuk kehabisan sel induk dan lambatnya degradasi kromosom.
© Generator AI/Bing

Namun, para ilmuwan masih belum yakin secara pasti mengapa hal ini terjadi. Beberapa orang berpendapat hal ini bisa jadi merupakan akumulasi kerusakan pada gen manusia.

Pendapat lain mengutarakan bahwa gen manusia dirancang untuk membantu di awal kehidupan dengan mengorbankan tahun-tahun berikutnya.

Ilmuwan De Magalhaes mengatakan beberapa mamalia paling awal terpaksa hidup di bagian bawah rantai makanan dan kemungkinan besar menghabiskan 100 juta tahun pada zaman dinosaurus berevolusi untuk bertahan hidup melalui reproduksi yang cepat.

“Tekanan evolusi dalam jangka waktu yang lama, menurut saya, berdampak pada cara manusia menua,” ungkap dia.

Rekomendasi