Ini Sosok Ilmuwan Muslim yang Memperkenalkan Angka 1,2,3 dan Diikuti Orang Seluruh Dunia

Nama ilmuwan Al-Khawarizmi telah banyak dikenal di dunia ilmu pengetahuan.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Ini Sosok Ilmuwan Muslim yang Memperkenalkan Angka 1,2,3 dan Diikuti Orang Seluruh Dunia
Ini Sosok Ilmuwan Muslim yang Memperkenalkan Angka 1,2,3 dan Diikuti Orang Seluruh Dunia (© Wikimedia Commons/Siri209)

Nama ilmuwan Al-Khawarizmi telah banyak dikenal di dunia ilmu pengetahuan. 

Nama ilmuwan Al-Khawarizmi telah banyak dikenal di dunia ilmu pengetahuan. Astronom dan matematikawan Muslim yang lahir sekitar tahun 780 M dan meninggal sekitar tahun 850 M ini memiliki pengaruh besar di dalam dunia matematika.

Apa yang ia torehkan?

Dok. Istimewa
© wikimedia commons/Siri209

Dia merupakan pencipta istilah algoritma dan aljabar. Menurut laporan Britannica, Kamis (28/12), pada awalnya Al-Khawarizmi merupakan tokoh sentral di Baghdad, Irak. Dia berkontribusi di "Rumah Kebijaksanaan" (Dār al-Ḥikma) di bawah kekhalifahan al-Maʾmūn. 

Dok. Istimewa
Unsplash/Jeswin Thomas

Di tempat ini, karya-karya ilmiah, termasuk dari warisan Yunani, diperoleh, diterjemahkan, dan diterbitkan, menjadikannya suatu pusat kegiatan intelektual yang penting.

Salah satu karya Al-Khawarizmi yang terkenal, "Al-Kitāb al-mukhtaṣar fī ḥisāb al-jabr waʾl-muqābala" atau "Buku Ringkas tentang Perhitungan dengan Penyelesaian dan Penyeimbangan".

Buku ini memberikan dasar bagi pengembangan aljabar yang sekarang menjadi bagian esensial dari matematika modern. Baru pada abad ke-12, Al-Khawarizmi berhasil menyebarkan asal-muasal aljabar ke Eropa. 

Dok. Istimewa
© Unsplash/Antoine Dautry

Dalam periode ini, karyanya yang berjudul Al-Kitāb al-mukhtaṣar fī ḥisāb al-jabr waʾl-muqābala (Buku Ringkas tentang Perhitungan dengan Penyelesaian dan Penyeimbangan) diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Inilah peristiwa bangsa Eropa mulai mengenal istilah aljabar.

Al-Khawarizmi juga memiliki peranan besar dalam penyebaran angka Hindu-Arab (1, 2, 3, dst.) ke dunia Barat.

Masih pada abad ke-12, karyanya mengenai angka Hindu-Arab diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, termasuk Algoritmi de numero Indorum.

Kehadiran angka Hindu-Arab dan aritmatika di Barat yang banyak dipengaruhi Al-Khawarizmi ini berhasil membawa revolusi besar dalam perhitungan dan sistem bilangan di sana.

Perlu diketahui, angka Hindu-Arab yang terdiri dari sepuluh simbol yaitu 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 0 merupakan perwakilan dari sistem angka desimal.

Angka-angka ini berasal dari India pada abad ke-6 atau ke-7, dan diperkenalkan ke Eropa melalui tulisan-tulisan cendekiawan Timur Tengah, seperti Al-Khawarizmi dan Al-Kindi.

Dok. Istimewa
© Pixabay/qimono

Selain matematika, Al-Khawarizmi juga meninggalkan karya-karya yang membahas mengenai geografi dan astronomi yang banyak membantu pemahaman terhadap ilmu pengetahuan tersebut pada zamannya. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Warisan dari Al-Khawarizmi tidak hanya mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan pada masanya, tetapi juga menjadi landasan bagi kemajuan matematika dan astronomi di masa mendatang.

Rekomendasi