2 Industri Ini Mulai Melirik Bikin "Pabrik" di Luar Angkasa karena Hasilnya Lebih Maksimal Dibandingkan di Bumi

Ada banyak faktor yang memengaruhi hasil jika diproduksi di Bumi dan di luar angkasa.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
2 Industri Ini Mulai Melirik Bikin "Pabrik" di Luar Angkasa karena Hasilnya Lebih Maksimal Dibandingkan di Bumi
2 Industri Ini Mulai Melirik Bikin "Pabrik" di Luar Angkasa karena Hasilnya Lebih Maksimal Dibandingkan di Bumi (Merdeka.com)

Munculnya pabrik yang melakukan produksi di luar angkasa terdengar seperti sesuatu yang berasal dari karangan fiksi ilmiah. 


Namun siapa sangka, proses produksi ini sudah berjalan meski dalam skala yang sangat kecil. Ini sebetulnya bukanlah sesuatu yang mengherankan. 

Penelitian bertahun-tahun mengenai kondisi luar angkasa mengungkapkan bahwa di sana dapat memberikan lingkungan yang sangat berbeda dari Bumi. 

Hal ini dipengaruhi oleh tingkat radiasi yang tinggi dan mikrogravitasi yang hampir tidak ada. 

Dengan demikian, perusahaan memiliki kemungkinan untuk menciptakan metode atau bahan pembuatan baru yang tidak mungkin dibuat di Bumi.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Stasiun Luar Angkasa Internasional atau the International Space Station (ISS) telah mempelopori hal itu. Banyak dari ilmuwan melakukan eksperimen di sana seperti pertumbuhan jaringan manusia, pembuatan semikonduktor yang lebih murni, dan pengembangan obat-obatan baru yang lebih tokcer.

Bahkan presiden Joe Biden baru-baru ini memberikan anggaran khusus sebesar USD5 juta dari anggaran tahun fiscal 2024, khusus untuk NASA.

Bahkan presiden Joe Biden baru-baru ini memberikan anggaran khusus sebesar USD5 juta dari anggaran tahun fiscal 2024, khusus untuk NASA.
Dok. Istimewa

Anggaran itu digunakan untuk mengejar penelitian terkait kanker di ISS. Karena inilah, banyak perusahaan yang menginginkan akses ke ISS untuk bisa melakukan produksinya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Penyebab terbesar dari banyaknya perusahaan yang menginginkan akses ke ISS adalah karena pengkristalan protein, yang memiliki kualitas jauh di atas kualitas kristal protein di bumi.

Dilansir dari CNBC, Rabu (23/8), Varda Space Industry dari California, Amerika Serikat adalah salah satu perusahaan yang menawarkan tawaran bisnis ini. 


Varda memiliki misi, yaitu membantu perusahaan farmasi dalam meningkatkan obat-obat mereka atau menciptakan terapi obat baru dengan memanfaatkan kristal protein, kemudian mengembalikan bahan-bahan tersebut ke Bumi.

Perusahaan Space Forge di seberang Atlantik di Cardiff, Wales, Inggris juga melakukan hal serupa. 

Berbeda dengan Varda yang bekerja pada bidang farmasi, Space Forge memproduksi semikonduktor. Mereka sedang berusaha untuk membuat substrat semikonduktor dengan bahan lain selain silikon untuk chip yang lebih efisien dan unggul.

Chip ini sangat berguna bagi industri seperti 5G dan kendaraan listrik, dan dibuat dengan penciptaan kristal yang sempurna di luar angkasa.

Chip ini sangat berguna bagi industri seperti 5G dan kendaraan listrik, dan dibuat dengan penciptaan kristal yang sempurna di luar angkasa.
Dok. Istimewa

Sama seperti Varda, Space Forge berencana untuk memproduksi sebagian chip dari angkasa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kompetisi memperoleh akses ke ISS berjalan dengan ketat karena minat perusahaan yang berkembang pesat. Selain Varda dan Space Forge, beberapa startup luar angkasa lain juga melihat peluang untuk memenuhi permintaan pembuatan di luar angkasa.

Rekomendasi