WhatsApp Dikabarkan Sedang Kembangkan Fitur Kirim Pesan ke Aplikasi Chat Lain

WhatsApp sedang melakukan pengujian terhadap fitur "Obrolan Pihak Ketiga", yang memungkinkan pengguna menerima pesan dari aplikasi lain.

Nariza Riskantia Haya
Oleh Nariza Riskantia Haya - Reporter
WhatsApp Dikabarkan Sedang Kembangkan Fitur Kirim Pesan ke Aplikasi Chat Lain
WhatsApp JUSTIN SULLIVAN / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP) (© 2025 Liputan6.com)

WhatsApp sedang menguji fitur baru yang memungkinkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan orang lain di berbagai aplikasi pesan.

Fitur ini ditemukan oleh WABetaInfo dalam versi beta terbaru Android (versi 2.25.33.8) dan dikenal sebagai "Obrolan Pihak Ketiga".

Dengan opsi ini, pengguna dapat mengirim pesan kepada orang yang tidak menggunakan WhatsApp tanpa perlu berpindah ke aplikasi lain.

Mengutip Android Central pada Rabu (12/11), fitur ini menambahkan tombol baru melalui menu Setelan > Akun > Obrolan pihak ketiga.

Setelah fitur ini diaktifkan, pengguna dapat mengirim dan menerima berbagai jenis pesan, termasuk teks, gambar, video, pesan suara, dan dokumen dari pengguna lain yang menggunakan aplikasi pesan berbeda.

Platform milik Meta ini memberikan kebebasan kepada pengguna untuk memilih cara tampilan pesan yang dikirim.

Mereka bisa mengintegrasikan pesan-pesan tersebut ke dalam obrolan utama atau menyimpannya di bagian terpisah yang dinamakan "Obrolan Pihak Ketiga".

Pembaruan ini merupakan langkah WhatsApp untuk mematuhi regulasi interoperabilitas Eropa yang diatur dalam Digital Markets Act (DMA).

Dengan fitur ini, pengguna WhatsApp dapat berkomunikasi dengan orang lain di luar platform WhatsApp atau dari aplikasi pesan instan pihak ketiga lainnya.

Meta telah bekerja keras selama beberapa bulan untuk mengembangkan fitur ini sambil tetap menjaga standar privasi dan enkripsi yang ada di WhatsApp.

Namun, saat ini hanya ada satu aplikasi eksternal, yaitu BirdyChat, yang tampak memenuhi syarat untuk berkolaborasi dengan WhatsApp dalam fase uji coba awal ini.

Peluncuran fitur ini juga dibatasi untuk pengguna di wilayah Eropa, setidaknya untuk saat ini, karena di sanalah regulasi DMA diterapkan.

Dengan demikian, pengguna di luar wilayah tersebut belum dapat menikmati fitur baru ini. WhatsApp berkomitmen untuk terus mengembangkan fungsionalitasnya agar sesuai dengan kebutuhan pengguna dan memenuhi regulasi yang berlaku.

Apa Saja Fitur yang Tersedia?

WhatsApp Larang Chatbot Pihak Ketiga dari Microsoft dan OpenAI, Ini Alasannya
Ilustrasi WA (WhatsApp). (Photo by BM Amaro from Pexels) © 2025 Liputan6.com

Fitur "Obrolan Pihak Ketiga" dirancang untuk mempermudah pengguna dalam berbagi pesan. Dengan adanya fitur ini, pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi pesan instan lainnya.

Dikutip dari WABetaInfo, pengguna WhatsApp dapat mengirim berbagai jenis pesan, seperti teks, foto, video, pesan suara, dan dokumen melalui fitur ini.

Selain itu, pengguna memiliki opsi untuk memilih tampilan kotak masuk gabungan, di mana obrolan dari WhatsApp dan aplikasi pihak ketiga akan ditampilkan bersamaan, atau dapat dipisahkan dengan menyimpan obrolan pihak ketiga dalam folder khusus.

Pengguna juga akan memiliki kontrol lebih lanjut, termasuk kemampuan untuk mengatur notifikasi terkait permintaan koneksi dari aplikasi pihak ketiga.

Namun, perlu dicatat bahwa beberapa fitur unggulan WhatsApp tidak akan tersedia dalam obrolan eksternal ini.

Misalnya, fitur seperti stiker, pembaruan status, dan pesan instan tidak dapat diakses di luar aplikasi utama. Selain itu, terdapat beberapa masalah privasi yang perlu diperhatikan.

Ketika pengguna memblokir seseorang di WhatsApp, pemblokiran tersebut tidak berlaku di aplikasi pihak ketiga yang terhubung, sehingga orang yang diblokir masih bisa menghubungi pengguna melalui aplikasi lain, kecuali jika pengguna juga memblokir orang tersebut di aplikasi pihak ketiga.

Fitur Menarik

Pengguna WhatsApp bakal Bisa Kirim Pesan ke Aplikasi Chat Lain Tanpa Harus Ganti Platform
WhatsApp JUSTIN SULLIVAN / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP) © 2025 Liputan6.com

Bagi banyak pengguna, percobaan ini dapat memberikan gambaran tentang masa depan layanan pesan instan, di mana pengguna tidak lagi terikat oleh kesetiaan terhadap suatu merek.

Jika Meta berhasil, WhatsApp berpotensi menjadi aplikasi pesan instan terbesar yang menawarkan komunikasi antar platform.

Walaupun tampak menjanjikan, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Beberapa fitur bawaan WhatsApp, seperti pembaruan Status, Stiker, dan Pesan Sementara (Disappearing Messages), tidak tersedia dalam obrolan dengan aplikasi pihak ketiga.

Meskipun pesan dijamin tetap terenkripsi end to end, WhatsApp mengingatkan bahwa aplikasi pihak ketiga mungkin memiliki praktik perlindungan data dan keamanan yang berbeda.

Kedepannya, fitur ini akan dibuat opsional, sehingga pengguna memiliki kebebasan untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya.

Namun, karena dikembangkan untuk mematuhi regulasi di Eropa, fitur ini saat ini hanya tersedia bagi pengguna di wilayah Eropa dan belum ada rencana atau jadwal untuk ketersediaan di luar wilayah tersebut.

Rekomendasi