Lebih dari 9.000 Peserta Hadiri KISCC 2025, Bahas Strategi Sukses di TikTok Shop

Kalodata telah memiliki hampir 3 juta pengguna, dengan Indonesia sebagai negara dengan basis pengguna terbesar.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Lebih dari 9.000 Peserta Hadiri KISCC 2025, Bahas Strategi Sukses di TikTok Shop
Lebih dari 9.000 Peserta Hadiri KISCC 2025, Bahas Strategi Sukses di TikTok Shop (Merdeka.com)

Platform analisis data untuk social commerce, Kalodata, menggelar acara Kalodata Indonesia Social Commerce Conference (KISCC) 2025 di Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, selama dua hari pada Rabu–Kamis (15–16 Oktober 2025).

Konferensi ini menjadi ajang pertemuan bagi ribuan pelaku bisnis, kreator, dan agensi yang aktif di platform TikTok Shop, sekaligus wadah edukasi untuk memahami strategi dan algoritma dalam dunia social commerce yang tengah berkembang pesat di Indonesia.

Menurut data internal, TikTok Shop mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang 2025 dan kini menjadi pemain utama dalam pasar social commerce nasional. Secara global, Kalodata telah memiliki hampir 3 juta pengguna, dengan Indonesia sebagai negara dengan basis pengguna terbesar.

Co-founder dan COO Kalodata, Lawrence Guo, menyebut KISCC 2025 sebagai momentum penting untuk memperkuat ekosistem social commerce di Indonesia.

“Ini bukan pertama kali kami melakukan acara seperti ini. Ini adalah konferensi kedua kami. Ketika kami mulai bisnis tiga tahun lalu di Indonesia, kami sudah menyiapkan kantor. Kami siap membantu penjual dan kreator untuk berkembang di Indonesia,” ujar Lawrence Guo dalam keterangannya, Selasa (21/10).

Lawrence menambahkan, tahun ini Kalodata memperluas skala acara dengan menghadirkan lebih dari 9.000 peserta, yang terdiri dari penjual, kreator, edukator, dan agensi terkemuka.

“Lebih besar dari tahun lalu. Bisa mencapai lebih dari 10.000 peserta. Tahun lalu kami hanya mendapatkan lebih dari 1.000 peserta. Tahun depan kami berencana menggelar konferensi yang lebih besar lagi,” ungkapnya.

KISCC 2025 diikuti sejumlah brand lokal dan internasional yang memamerkan produk serta solusi digital mereka melalui booth interaktif. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh influencer, Key Opinion Leader (KOL), dan berbagai agensi pemasaran digital.

“Kami mengumpulkan banyak brand lokal dan internasional, serta banyak sumber influencer. Kami bekerja sama dengan agensi dan KOL karena sudah berkolaborasi sejak lama,” ungkap dia.

Perbedaan dengan Tahun Lalu

Lawrence menjelaskan, perbedaan utama konferensi tahun ini terletak pada durasi dan jangkauan peserta. Tahun lalu, acara serupa hanya digelar selama satu hari, namun tahun ini diperpanjang menjadi dua hari untuk menjangkau pelaku usaha dari berbagai kota di Indonesia.

“Tahun lalu sangat berhasil, kami juga mendapat banyak feedback karena beberapa KOL kami berasal dari luar negeri atau dari kota lain, seperti Surabaya, Malaysia, dan Thailand,” ujarnya.

“Tahun ini kami mengundang semua brand internasional dan 80 persen dari seller TikTok terbaik untuk hadir ke acara ini,” kata Lawrence menambahkan.

KISCC 2025 menjadi ajang berbagi wawasan dan strategi terkini dalam menghadapi perubahan perilaku belanja digital di era social commerce.

Selama dua hari, peserta mendapatkan edukasi tentang analisis algoritma data, strategi konten, hingga pengelolaan bisnis digital yang efektif untuk meningkatkan performa penjualan di platform seperti TikTok Shop.

Rekomendasi