Starship, roket besar besutan SpaceX milik Elon Musk dikabarkan akan mengorbit pertama kali pada bulan Februari. Rencana ini tentunya jika sesuai dengan jadwal dan semuanya berjalan mulus.
Dilaporkan Space, Selasa (10/1), selama berbulan-bulan, SpaceX telah bersiap untuk penerbangan uji orbit pertama Starship. Starship digadang-gadang menjadi sistem transportasi ruang angkasa generasi berikutnya.
Sejauh ini, SpaceX mungkin sedang melakukan pekerjaan persiapan peluncurannya bulan depan. Jika ini berhasil, maka berpotensi memungkinkan Starship untuk diluncurkan hanya dalam enam minggu atau lebih.
"Kami memiliki kesempatan nyata pada akhir Februari. Upaya peluncuran Maret tampaknya sangat mungkin," kata pendiri dan CEO SpaceX Elon Musk melalui Twitter.
Sebelumnya, SpaceX sedang mengembangkan Starship untuk membawa orang dan kargo ke bulan dan Mars. Kendaraan raksasa itu terdiri dari dua elemen, keduanya dirancang untuk dapat digunakan kembali sepenuhnya. Elemen pertama adalah pendorong besar yang disebut Super Heavy dan elemen kedua adalah pesawat ruang angkasa setinggi 165 kaki atau 50 meter yang dikenal sebagai Starship.
Penerbangan uji orbit yang akan datang akan melibatkan prototipe Super Heavy yang dikenal sebagai Booster 7 dan varian Ship 24 sebagai kapal Luar Angkasa. SpaceX telah menguji kedua prototipe tersebut untuk berbagai pengujian di fasilitas Starbase di Texas Selatan.
Misalnya, Booster 7 dan Ship 24 telah melakukan uji coba "tembakan statis", menyalakan mesin Raptor mereka sambil tetap berlabuh ke tanah. Ship 24 menyalakan keenam Raptornya secara bersamaan, sementara Booster 7 menyalakan hingga 14 dari 33 mesinnya sekaligus.
Seperti yang ditunjukkan oleh penghitungan terakhir, SpaceX masih memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan menjelang peluncuran orbit. Elon mengatakan perusahaan akan melakukan pembakaran statis 33 mesin penuh dengan Booster 7 sebelum mengirimkannya.
Uji coba terbang yang akan datang bakal dilakukan dari Starbase. Ship 24 akan melakukan perjalanan mengelilingi Bumi sekali dan kemudian turun di Samudra Pasifik di lepas pulau Kauai di Hawaii. Sementara Booster 7 akan dilepaslandaskan di Teluk Meksiko, pantai Texas.
Uji coba orbit akan menjadi uji penerbangan Starship pertama sejak 5 Mei 2021. Pada hari itu, prototipe Starship bermesin tiga yang disebut SN15 membubung sekitar 6,2 mil (10 kilometer) ke langit Texas, lalu turun kembali untuk mendarat dengan aman di Starbase.
SN15 lepas landas sendiri, seperti halnya semua prototipe Starship sebelumnya yang diluncurkan pada penerbangan uji coba. Penerbangan Booster 7 dan Ship 24 akan menandai pertama kalinya sebuah kendaraan paling berat akan dibawa ke langit.