Kapal Khusus Gelar Kabel Bawah Laut Internet Masih Terbatas

Direktur Utama PT Ketrosden Triasmitra Tbk (Triasmitra) Titus Dondi mengatakan, penggelaran kabel bawah laut masih menjadi tantangan bagi Indonesia. Beberapa kendala dan keterbatasan seperti di antaranya terbatasnya jumlah kapal penggelar kabel di negeri ini.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kapal Khusus Gelar Kabel Bawah Laut Internet Masih Terbatas
Triasmitra. ©2022 Merdeka.com

Direktur Utama PT Ketrosden Triasmitra Tbk (Triasmitra) Titus Dondi mengatakan, penggelaran kabel bawah laut masih menjadi tantangan bagi Indonesia. Beberapa kendala dan keterbatasan seperti di antaranya terbatasnya jumlah kapal penggelar kabel di negeri ini.

"Keterbatasan ini membuat para developer atau kontraktor yang akan melakukan penggelaran kabel bawah laut harus antri untuk memperoleh jadwal kapal penggelar," ungkap Titus dalam keterangan persnya, Sabtu (26/11).

Untuk itu, kata Titus, pihaknya mengambil peluang dengan membeli kapal penggelar kabel sendiri. Pertengahan 2022, Triasmitra telah membeli kapal Skandi Sotra berbendera Norwegia untuk dilakukan konversi menjadi kapal penggelar kabel.

"Saat ini kapal tersebut masih dalam proses konversi di Pax Ocean Batam Kepulauan Riau," ujar dia.

Diakui Titus, kapal tersebut telah dilengkapi dengan peralatan yang penting seperti Remotely Operated Vehicle (ROV), Cable Plough, Cable Engine dan peralatan-peralatan penting lainnya sehingga diklaim tangguh untuk melakukan penggelaran kabel bawah laut baik di kedalaman tinggi maupun sedang.

"Kapal ini kami namakan Bentang Bahari. Kapal ini selain akan dipakai untuk melakukan penggelaran kabel bawah laut, juga akan dipakai untuk perbaikan atau perawatan kabel bawah laut, terutama kabel bawah laut milik Triasmitra sendiri," tutur dia.

Menurutnya, kapal penggelar kabel Bentang Bahari akan siap beroperasi pada tahun 2023 dan akan melakukan tugas pertamanya untuk menggelar kabel Sistem Komunikasi Kabel Laut (SSKL) Rising 8. SKKL Rising 8 ini menghubungkan kabel bawah laut dari Indonesia ke dunia internasional melalui Singapura.

"Nantinya, selain akan digunakan untuk menggelar kabel bawah laut milik Triasmitra, juga akan digunakan untuk melakukan penggelaran kabel bawah laut pihak lain. Triasmitra berharap kapal Bentang Bahari akan sangat berperan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur telekomunikasi khususnya kabel bawah laut di Indonesia," ujar dia.

Triasmitra merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembangunan, penjualan dan pemeliharaan jaringan telekomunikasi kabel fiber optik di Indonesia

Rekomendasi