Pengamat: Grab & Gojek Investasi di LinkAja, Bisa Jadi ShopeePay Ikutan

LinkAja baru saja menerima kucuran investasi baru dari Gojek. Investasi Gojek ini menutup penggalangan dana yang dilakukan LinkAja telah mencapai total USD100 juta melalui saham preferen seri B.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pengamat: Grab & Gojek Investasi di LinkAja, Bisa Jadi ShopeePay Ikutan
LinkAja. ©2019 Merdeka.com

LinkAja baru saja menerima kucuran investasi baru dari Gojek. Investasi Gojek ini menutup penggalangan dana yang dilakukan LinkAja telah mencapai total USD100 juta melalui saham preferen seri B. Sebelumnya pun, Grab pesaing Gojek lebih dahulu masuk menjadi investor LinkAja pada November 2020 dalam putaran pendanaan seri B.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira, menilai masuknya investasi Gojek setelah Grab dinilai sebagai gerbang masuk untuk bisa ikut bisnis BUMN. Sebab, bagaimanapun BUMN menguasai banyak sektor yang related dengan bisnis Gojek dan Grab. Misalnya saja transportasi publik dan ekosistem keuangan lainnya.

"Sebenarnya tujuan utama masuknya investasi Grab dan Gojek ke LinkAja mempermudah kerjasama pemain pembayaran digital di BUMN yang cenderung tertutup," kata Bhima kepada Merdeka.com melalu pesan singkat, Rabu (10/3).

Bhima melanjutkan, semakin besar nilai investasi Gojek atau Grab, maka semakin besar pengaruhnya untuk kerjasama dengan infrastruktur keuangan dan digital yang dibangun oleh BUMN.

"Mereka akan saling berebut kerjasama dengan BUMN," tuturnya.

Privilege BUMN

Keuntungan dengan berinvestasi di fintech BUMN adalah privileges untuk memanfaatkan jaringan dan infrastruktur keuangan yang sudah dimiliki oleh perusahaan plat merah. Tentu saja, ujungnya market share ekosistem digitalnya makin besar dibanding pesaing.

"Link aja punya keunggulan terkait dengan jaringan pembayaran BUMN khususnya di seluruh moda transportasi lewat KAI express, misalnya. Untuk kereta api dan pembayaran bus DAMRI lewat aplikasi LinkAja dan juga LinkAja fokusnya di kota tier 2 dan tier 3," kata dia.

Keunggulan ini menjadi daya tarik sendiri bagi LinkAja. Tak dimungkiri, ‘seksinya’ LinkAja ini, bisa jadi menjadi daya tarik bagi ShopeePay untuk ikut menanamkan modalnya ke LinkAja.

"Bisa jadi kedepan pemain seperti Shopee Pay juga ikut ikutan menanamkan modalnya ke link aja," jelas Bhima.

Rekomendasi