"One more thing" itulah kata-kata mendiang Steve Jobs yang dikutip oleh CEO Apple, Tim Cook, ketika memperkenalkan Apple Watch. Sambutan peserta peluncuran di Cupertino kemarin (09/09) pun cukup meriah dan tercengang akan keindahan dan kecanggihan smartwatch pertama Apple tersebut. Antusiasme itu nampaknya tidak menular pada publik di luar sana.
Setidaknya itulah yang berhasil dibuktikan oleh tim survei dari sebuah bank investasi asal Kanada, RBC Capital Markets. Berdasarkan survei terhadap enam ribu orang, terkuak fakta jika Apple Watch tidak akan selaris iPhone 6, bahkan cenderung tidak laku.
Menurut data survei tersebut, hanya sekitar 11 persen dari 6000 orang tersebut yang mengaku berniat membeli Apple Watch, Ubergizmo (19/09). Angka itu tergolong sangat sedikit untuk salah satu gadget Apple yang cukup ditunggu kehadirannya. Sementara 75 persen lainnya menyatakan tidak tertarik untuk membeli.
Harapan dari Apple mungkin terdapat pada sisa 24 persen orang yang mengaku masih pikir-pikir untuk 'meminang' Apple Watch. Tetapi, meski jumlah orang yang berminat membeli dan pikir-pikir digabung, jumlahnya masih 35 persen saja.
Minimnya animo publik untuk membeli Apple Watch bisa jadi disebabkan oleh banyaknya berita negatif yang mengiringi kemunculannya. Misalnya, kualitas baterai yang dikabarkan tidak setangguh baterai smartwatch lain. Begitu pula dengan harga yang akan ditawarkan untuk tiga varian Apple Watch.
Para pengamat mengungkapkan bila harga termurah dari Apple Watch adalah Rp 4 jutaan, sementara harga tertingginya bisa mencapai Rp 60 juta lebih. Dengan kisaran harga tinggi itu, akan sulit bagi Apple Watch untuk bersaing dengan smartwatch lain yang kebanyakan hanya dibanderol Rp 2-3 jutaan.