Di era Tifatul Sembiring menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo), tidak sedikit terobosan dan inovasi atau pemikiran baru yang dikeluarkan.Walaupun ada prestasi yang tercipta, namun tidak sedikit orang yang menginginkan Tifatul segera lengser dari jabatannya sebagai Menkominfo, karena kebijakannya terkadang justru ditertawakan oleh banyak orang.Bahkan, seperti kasus pemblokiran Vimeo baru-baru ini, banyak orang yang mengatakan bahwa kebijakan semacam itu merupakan aksi 'tebang' sembarangan tanpa dasar yang cukup jelas dan hanya bermodalkan azas pornografi saja.Untuk itu, khususnya para pengguna internet di Indonesia, menginginkan seseorang yang nantinya menjabat atau menggantikan Tifatul di kursi Menkominfo dapat membuat kebijakan-kebijakan yang benar-benar tepat.Dan ternyata tidak sedikit yang mengatakan bahwa calon Menkominfo dambaan tersebut adalah Gatot Sulistiantoro Dewa Broto yang selama ini menjabat sebagai Deputi V Kemenpora.Menanggapi hal tersebut, Gatot menyatakan diri siap jika mendapatkan amanah untuk menjabat sebagai Menkominfo yang baru nantinya."Insya Allah siap. Di Kemenpora yang tadinya saya blank saja siap, apalagi di Kominfo yang sudah sangat-sangat familiar," kata mantan Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo tersebut.Dikutip dari Antara (14/06), Gatot mengaku sudah terbiasa menghadapi tantangan seberat apapun termasuk duduk dan memangku jabatan apapun.Alumnus HI UGM itu belum genap dua bulan mengemban amanah sebagai Deputi V Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) dari sebelumnya Kapusformas Kemenkominfo.Gatot dikenal memiliki kedekatan khusus dan mampu menjalin lobi yang sangat baik dengan pelaku industri telekomunikasi di Tanah Air.Menurut dia ada banyak hal yang perlu direformasi di Kemenkominfo dan siap ia laksanakan jika kelak mendapatkan mandat dari presiden terpilih sebagai Menkominfo yang baru."Ada banyak hal yang perlu diperbaiki, mulai dari penataan regulasi selain ada beberapa yang sudah out of date, juga overlapping, pemetaan dan pemecahan masalah industri telekomunikasi di mana kini banyak yang mulai tanda tanya industri ini mau dibawa kemana," katanya.Selain itu penerima berbagi penghargaan di bidang kehumasan itu jika menjadi menkominfo siap melakukan adjusting terhadap trending sektor (e-banking, e-money dan e-services) yang harus secara total dijalankan semua sektor sehingga tidak ada kesan setengah hati."Perlu perbaikan kualitas IT terutama di front dan remote area secara cepat dan implementasi economy broadband secara massif," katanya.Ia berpendapat Kemenkominfo harus benar-benar menjadi "The real Government PR" sehingga jika ada isu nasional dan bahkan internasional apapun terkait Indonesia, Kemenkominfo dalam waktu cepat bisa bersikap."Kominfo dalam hitungan sangat cepat harus mampu men-sounding sikap pemerintah supaya tak ada kevakuman kebijakan yang harus dipublikasikan segera," katanya.Sebelumnya banyak pelaku industri telekomunikasi menyebut-nyebut Gatot sebagai sosok yang paling pantas menduduki kursi Menkominfo.
Gatot siap jika ditunjuk gantikan Tifatul jadi Menkominfo
"Di Kemenpora yang tadinya saya blank saja siap, apalagi di Kominfo yang sudah sangat-sangat familiar."
Rekomendasi