Jam tangan pintar Samsung Galaxy Gear berganti 'hati

Kini Samsung Galaxy Gear tak lagi pakai sistem operasi Android besutan Google

Bramy Biantoro
Oleh Bramy Biantoro - Reporter
Jam tangan pintar Samsung Galaxy Gear berganti 'hati
Samsung Galaxy Gear. ©2013 Ubergizmo.com

Tampaknya tanda-tanda akhir dari kebersamaan Google dan Samsung kian jelas saja, karena Samsung kini mulai mengurangi dominasi operasi sistem buatan Google tersebut di produk smartwatch buatannya.

Jam tangan pintar pertama Samsung, Galaxy Gear telah dipastikan akan berganti 'hati'. Lewat update yang telah santer terdengar sejak dua minggu lalu itu, Galaxy Gear akan mendapatkan sistem operasi baru, yakni OS Tizen dari Samsung, PhoneArena (30/5).

Pembaruan tersebut nantinya juga membuat Galaxy Gear memiliki fitur yang hampir setara dengan smartwatch terbaru Samsung macam Galaxy Gear 2 dan Gear 2 Neo.

Fitur-fitur tambahan yang hadir termasuk 'sleep mode', untuk mengatur pola 'tidur' smartwatch ini. Selain itu, juga ada 'exercise mode' yang bisa menangkap catatan latihan atau olahraga yang kita kerjakan. Tak ketinggalan, Samsung juga menyertakan aplikasi pemutar musik yang bisa diaktifkan langsung tanpa harus repot-repot menghubungkan Galaxy Gear dengan smartphone.

Kegiatan berfoto pun juga akan semakin mudah dengan bantuan 'voice command' atau perintah suara yang bisa digunakan untuk mengambil foto lewat kamera 1,9MP jam tangan pintar tersebut.

Sebagai tambahannya, update terbaru ini juga menawarkan kemudahan untuk mengganti wallpaper, mengatur jenis font, hingga jenis shortcut tertentu. Samsung juga menambahkan jika daya tahan baterai dan performa Galaxy Gear juga akan meningkat.

Pembaruan untuk mengganti hati Galaxy Gear bisa didapatkan di Samsung Kies. Untuk Anda yang ingin melihat kemampuan OS Tizen hendaknya memback-up data terlebih dahulu dari smartwatch, sebab update tersebut akan menghapus semua data yang tersimpan di Galaxy Gear Anda.

Rekomendasi