Blackberry akan ciptakan produk murah yang dibuat di Indonesia

Kabarnya, produk tersebut akan diperkenalkan ke publik pada saat dihelatnya MWC 2014 mendatang.

Dwi Andi Susanto
Oleh Dwi Andi Susanto - Reporter
Blackberry akan ciptakan produk murah yang dibuat di Indonesia
BlackBerry © 2014 Merdeka.com

Jika sebelumnya di era kepemimpinan Thorsten Heins, BlackBerry bersikeras untuk tidak membuat perangkat mobile murah, maka idealis bisnis tersebut nampaknya berubah di masa CEO terbaru ini, John Chen.Di tahun 2013 lalu, ketika BlackBerry semakin merosot dan nasibnya tidak menentu walaupun sudah menelurkan beberapa produk unggulan berbasis operating system BlackBerry 10, Heins yang kala itu masih menjabat sebagai CEO masih bersikeras tidak ingin BlackBerry memproduksi perangkat mobile murah.Alasannya adalah untuk tetap menjaga imej perusahaan yang selama ini dikenal sebagai perusahaan pemroduksi perangkat mobile kelas atas dan untuk kalangan pebisnis.Sayangnya, apa yang menjadi idealis dari Heins dan beberapa petinggi di BlackBerry tidak menjadikan perusahaan asal Kanada ini bangkit dan kembali bertarung.Dari banyak analis pasar mengatakan bahwa apabila BlackBerry tidak mengambil langkah tepat dan menanggalkan sisi idealisnya maka hanya menunggu waktu saja, perusahaan ini akan gulung tikar.Akan tetapi, di era kepemimpinan John Chen, BlackBerry akhirnya berhasil mendapatkan kesepakatan kerja sama dengan Foxconn yang selama ini dikenal dengan perusahaan asal China yang memproduksi perangkat miliki Apple.Dikutip dari IBN Live (28/01), ada rumor yang katakan bahwa BlackBerry dan Foxconn akan membuat produk murah yang kabarnya akan diperkenalkan ke publik bersamaan dengan dihelatnya Mobile World Congress (MWC) 2014 mendatang.Walaupun dikatakan murah, namun perangkat tersebut justru tidak menggunakan operating system versi lama akan tetapi memakai BBOS 10. Kabar lain mengatakan bahwa, produksi perangkat murah tersebut rencananya akan dimulai dibuat di pabrik yang ada di Indonesia.Di tahun 2013 lalu, Foxconn memang sedang ingin mendirikan pabrik mereka di Indonesia. Pemilihan Indonesia sebagai tempat produksi karena negara ini merupakan salah satu dari 3 negara yang masyarakatnya masih banyak yang menggunakan perangkat dari BlackBerry.

Rekomendasi