Mengapa (hampir) semua startup sebaiknya bekerja di rumah?

Anda bisa menghindari sebagian besar masalah yang bisa terjadi jika bekerja di rumah

Yoga Tri Priyanto
Oleh Yoga Tri Priyanto - Reporter
Mengapa (hampir) semua startup sebaiknya bekerja di rumah?
Ilustrasi bekerja di tempat tidur. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Yuri Arcurs

Marissa Mayer mungkin sudah memutuskan bahwa bekerja di rumah sudah tidak efektif lagi bagi Yahoo (dan pegawainya), tapi bukan berarti itu merupakan pilihan yang buruk bagi beberapa perusahaan teknologi. Dan bagi startup, bekerja di rumah malah pilihan yang sangat baik. Berikut alasannya:Tidak ada biaya sewa maupun keperluan lain. Ini adalah alasan yang paling utama, dan seharusnya sudah diketahui oleh semua orang: jika tim Anda bekerja di rumah, Anda tidak perlu menyewa kantor atau membayar biaya AC, koneksi internet, listrik, telepon, atau sejenisnya. Banyak pengeluaran yang bisa dihilangkan dari anggaran Anda!Home worker yang baik memiliki inisiatif untuk bekerja tanpa arahan dan memotivasi diri sendiri, dan itulah anggota yang Anda butuhkan dalam tim startup Anda. Jika Anda khawatir tentang berapa jam seseorang dalam tim Anda bekerja untuk startup Anda, berarti Anda telah merekrut orang yang salah. Jika tim Anda cukup termotivasi, mereka pasti akan bekerja keras membuat perusahaan Anda sukses, di manapun mereka bekerja.Selain itu, menghitung jam kerja anggota tim Anda hanyalah membuang waktu dan tidak ada gunanya. Anda seharusnya tidak peduli berapa lama seseorang di tim Anda bekerja, melainkan hanya fokus pada hasil. Jika anggota tim Anda bisa menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, maka tidak akan jadi masalah apakah mereka bekerja di rumah ataupun di kantor. Sebaliknya, jika anggota tim Anda tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, sudah semestinya ia diberikan sanksi.Home worker membuat tim Anda lebih tersebar. Ini bisa menjadi keuntungan besar, bahkan di Jakarta sekalipun. Jika tim Anda bekerja di kantor, semua orang harus berada di satu tempat, atau menyewa kantor di berbagai tempat (bayangkan jika kantor Anda hanya ada di Jakarta Barat sedangkan Anda harus menghadiri pertemuan di Jakarta Timur). Tapi, jika tim Anda bekerja di rumah, Anda bisa merekrut orang dari berbagai tempat, dan ini memberikan akses ke lebih banyak talenta dan pangsa pasar tanpa harus menguras anggaran Anda.Bekerja di rumah membuat pegawai Anda lebih bahagia. Ini sedikit subjektif, tapi di kebanyakan startup, anggota tim harus bekerja dalam waktu yang sangat lama dan menangani banyak hal. Jika Anda menghabiskan waktu 12 jam sehari di kantor, itu tentu akan membuat stress, dan Anda mungkin perlu memberikan makanan atau pijat gratis (atau apapun) atau membiarkan mereka gila (dan ini tentu tidak baik). Tapi bekerja dalam waktu lama di rumah akan lebih mudah karena Anda masih bisa melihat orang yang Anda cintai saat Anda berhenti sejenak untuk makan atau sekedar beristirahat. Ketika saya menulis ini, saya sedang duduk di sebelah istri saya di sofa, dan anjing kami sedang berbaring di lantai di depan kami. Saya memang tidak berbicara dengan istri saya atau bermain dengan anjing saya, tapi saya merasa jauh lebih bahagia dan nyaman di rumah daripada berada di kantor seharian. Memang, ini subjektif, tapi studi sudah memperlihatkan bahwa pegawai yang bekerja di rumah memang lebih bahagia dan kami semua tahu bahwa pegawai yang bahagia jauh lebih produktif daripada yang tidak bahagia.Alat untuk bekerja secara kolaboratif dari rumah sudah tersedia. Dulu memang sulit untuk bekerja bersama tim Anda jika mereka bekerja dari rumah. Tapi, sekarang banyak solusi yang bisa mengatasi masalah tersebut. Di Tech in Asia, kami menggunakan Convo (sebelumnya kami menggunakan Skype) untuk konferensi dan berbincang, dan menggunakan Google Docs untuk pengeditan kolaboratif. Dan jika alat-alat tersebut tidak cocok dengan gaya kerja Anda, masih banyak pilihan lain di luar sana.Bekerja dari rumah bukan berarti dalam kenyataannya tidak akan pernah bekerja bersama. Terkadang, Anda harus bertemu dengan anggota lain, dan penting untuk diingat bahwa bekerja dari rumah tidak dapat menghilangkan kenyataan itu. Masing-masing perusahaan punya kebutuhan yang berbeda, tapi saya rasa tiap perusahaan yang pegawainya bekerja di rumah memiliki acara atau pertemuan yang membuat mereka harus bertemu secara langsung. Di Tech in Asia, (hampir) semua anggota tim kami bertemu di konferensi Startup Asia. Apakah biaya untuk mendatangkan semua orang ke satu tempat mahal? Memang, tapi itu masih lebih murah daripada menyewa kantor dalam waktu lama.Pada akhirnya, Anda bisa menghindari sebagian besar masalah yang bisa terjadi jika bekerja di rumah dengan merekrut anggota tim yang terpercaya dan memiliki motivasi untuk membantu Anda dalam membangun perusahaan. Selain itu, jika Anda berencana untuk menjalankan startup, Anda memang perlu orang-orang dengan kriteria itu. Bekerja di rumah bisa menghemat uang, membuat pegawai lebih bahagia, dan membuat perusahaan Anda bisa memperluas lingkup pencarian bakat dan penyebaran produk startup Anda. Saya melihat ini adalah pilihan yang sangat menguntungkan. Kecuali jika Anda memang punya alasan yang mengharuskan Anda berada di kantor (ya, ada perusahaan yang mengharuskan anggotanya melakukan itu), apa salahnya bekerja di rumah?

Artikel ini pertama kali muncul diTech in Asia Indonesia

Rekomendasi