Munculnya aksi teror menggunakan Twitter di Inggris terhadap Caroline Criado-Perez mengundang kesadaran sebagian orang untuk menuntut Twitter melakukan sesuatu.
Seperti yang dilansir oleh The Verge (29/7), mereka ingin Twitter segera membuat sebuah jalan keluar agar masalah serupa tak terulang di masa mendatang. Salah satunya, adalah dengan menyertakan tombol spam atau laporan penyalahgunaan terhadap layanan tersebut.
Guna memuluskan hal ini, saat ini sendiri telah dibuat sebuah petisi online. Petisi tersebut pun kini mengharapkan adanya 50 ribu tanda tangan agar mampu memaksa Twitter melakukan hal tersebut.
Sebelumnya, seorang pemuda Inggris diketahui melakukan serangkaian ancaman dalam bentuk tweet kepada Caroline Criado-Perez, seorang jurnalis dan feminis. Caroline Criado-Perez sendiri menjadi sasaran teror ini setelah dirinya menyarankan agar pecahan uang GBP 10 yang berada di Inggris dilengkapi dengan foto dari Jane Austen, tokoh novelis abad 18 Inggris.
Hal ini guna menambah wajah perempuan di dalam mata uang tersebut yang selama ini hanya diwakili oleh Ratu Elisabeth II. Namun, nahas bagi Caroline Criado-Perez, bukannya persetujuan yang didapatkannya. Caroline malah mendapatkan ancaman pemerkosaan dalam bentuk tweet ke akun Twitter pribadinya.
Bahkan, ancaman ini pun datang tak main-main. Tercatat, sejak kemarin Caroline telah mendapatkan ancaman serupa setidaknya sebanyak 50 kali.