Sebuah sayembara yang dilakukan oleh SETI Institute untuk menamai dua satelit baru Pluto sudah berakhir. Dari sekian banyak suara yang masuk, akhirnya diputuskan nama Vulcan dan Cerberus akan menemani kakak mereka Charon, Nix, dan Hydra.
Meski begitu, keputusan ini nampaknya belum final. Seperti yang dilansir oleh CBS News (25/2), penggunaan nama Vulcan dan Cerberus untuk satelit P4 dan P5 sendiri baru akan diusulkan oleh SETI sebagai penemu kepada International Astronomical Union.
Nantinya, IAU akan menentukan apakah kedua nama tersebut layak dan cocok dijadikan nama kedua satelit baru Pluto. IAU sendiri merupakan sebuah badan yang berhak dalam memberikan penamaan benda-benda angkasa.
Adapun pemilihan nama Cerberus dan Vulcan sendiri didasarkan kepada mitos kuno seputar Pluto. "Vulcan adalah dewa Romawi kuno yang menguasai lava dan asap, selain itu dia juga keponakan dari Pluto," tulis Mark Showalter, peneliti SETI, dalam sebuah rilis resmi.
Pemilihan nama ini sendiri direkomendasikan oleh kurang lebih 174.062 suara untuk Vulcan dan 100.000 suara untuk Cerberus.Total ada sekitar 450 ribu suara yang ikut berpartisipasi dalam voting ini.
Baca juga:
Nama satelit baru Pluto disayembarakan