Mengapa hewan pemakan bangkai tidak pernah keracunan?
Merdeka.com - Menjelang Lebaran banyak pedagang nakal yang menjual daging 'tiren' (mati kemarin). Bagi manusia, daging yang bisa dikatakan bangkai itu sangat berbahaya dan bisa menyebabkan keracunan. Menariknya, di Bumi ada banyak hewan-hewan yang bisa bertahan hidup meski setiap hari memakan bangkai. Apakah mereka tidak sakit?
Berdasarkan sebuah video yang diunggah oleh channel YouTube sains Minute Earth, ternyata hewan-hewan pemakan bangkai seperti burung nasar dan hyena mempunyai cara unik untuk tetap hidup meski sudah memakan bangkai. Berikut ulasannya.
Rubah dan serigala
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMeski lebih suka daging buruan yang 'segar', ternyata rubah dan serigala juga doyan bangkai. Tetapi, mereka tidak asal memakan bangkai yang ada di depan mereka.
Rubah menurut penelitian bisa membedakan mana bangkai yang berasal dari hewan yang mati akibat penyakit atau yang mati akibat dibunuh hewan lain. Dengan kemampuan itu mereka bisa memakan bangkai-bangkai yang segar dan tanpa penyakit.
Kumbang Nicrophorus
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKumbang berukuran mungil dan berwarna hitam dengan totol oranye ni terkenal suka memakan bangkai. Untuk menghindari bakteri dan parasit yang bisa meracuni mereka, kumbang Nicrophorus menyemprotkan lendir yang mengandung anti bakteri di sekujur bangkai tadi.
Setelah itu, kumbang tadi akan menyimpannya bangkai tadi di dalam tanah agar bakteri berbahaya itu mati sebelum akhirnya memakannya.
Hering berjanggut
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBurung pemakan bangkai ini dikenal sebagai burung 'blesteran' elang dan burung nasar. Nah, untuk menghindari keracunan setelah memakan bangkai yang biasanya berumur 3 hari lebih, burung bernama latin Gypaetus barbatus ini memiliki perut yang super asam.
Menurut penelitian, asam lambung burung Hering berjanggut lebih asam hingga 10 kali lipat dari manusia. Imbasnya, bakteri bisa dengan mudah dimusnahkan di dalam perutnya. Yang lebih mencengangkan, logam seperti garpu pun diklaim bisa hancur bila dimasukkan dalam lambung burung Hering berjanggut. Wow!
Singa dan Hyena
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBagi dua hewan buas ini, makan bangkai adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Agar tidak mati keracunan, singa dan hyena sering membagikan bakteri berbahaya pada bangkai ke anak-anak mereka.
Cara itu ternyata ampuh membuat anak-anak mereka lebih tahan terhadap bakteri itu saat mereka dewasa. Sekilas hal ini mirip seperti proses vaksinansi pada balita. Cara ini bahkan diklaim membuat singa dan hyena kebal terhadap bakteri Antraks!
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya