Kamera ini Butuh 1000 Tahun untuk Mengambil Satu Foto

Kamera terdiri dari tiang baja dengan silinder tembaga di atasnya.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Kamera ini Butuh 1000 Tahun untuk Mengambil Satu Foto
Kamera ini Butuh 1000 Tahun untuk Mengambil Satu Foto (© 2024 merdeka.comChris Richards/University Communications)

Seorang filsuf eksperimental dari Universitas Arizona telah menyiapkan apa yang disebutnya Kamera Milenium.

Sebuah perangkat yang dirancang untuk mengambil satu gambar lanskap Tucson, Arizona selama seribu tahun. Untuk apa tujuannya?

Dok. Istimewa
© Chris Richards/University Communications

Pencipta Jonathon Keats mengatakan dia ingin Kamera Milenium memancing pemikiran yang lebih dalam tentang masa lalu, masa kini, dan masa depan umat manusia – dan seperti apa masyarakat saat memasuki abad ke-31.

“Kebanyakan orang memiliki pandangan yang suram terhadap apa yang akan terjadi di masa depan.” kata Keats dikutip Science Alert, Minggu (21/1).

“Ini sebenarnya hal yang baik, karena jika kita bisa membayangkan hal itu, maka kita juga bisa membayangkan apa lagi yang mungkin terjadi, dan karena itu mungkin memotivasi kita untuk mengambil tindakan guna membentuk masa depan,” tambah dia.

Dok. Istimewa
© AI Generator/GetimgAi

Kamera terdiri dari tiang baja dengan silinder tembaga di atasnya. Saat cahaya memasuki silinder, ia melewati lubang seukuran peniti pada lembaran tipis emas 24 karat, kemudian ke permukaan yang diberi pigmen cat minyak yang disebut rose madder.

Dok. Istimewa
© AI Generator/Bing

Keats hanya bisa membuat tebakan mengenai jenis material yang akan berubah secara bertahap selama berabad-abad hingga menghasilkan gambar yang dapat dikenali, namun ia berharap memudarnya pigmen mawar dalam siklus siang hari yang berulang-ulang akan berhasil.

Terletak di dekat jalur pendakian di Bukit Tumamoc, menghadap ke Tucson, kamera ini disertai dengan pemberitahuan yang mendorong orang yang lewat untuk merenungkan apa yang mungkin terjadi di milenium berikutnya.

Ketika gambar tersebut akhirnya terungkap, bagian lanskap yang paling statis akan terlihat paling jelas, sementara area yang sering berubah akan berubah bentuk menjadi lebih seram.

Keats mengakui bahwa belum ada yang pernah membuat kamera seperti ini sebelumnya. Namun, niatnya adalah tetap beroperasi hingga tahun 3023.

"ika kita membukanya untuk sementara, maka hal itu akan menghilangkan imajinasi kita tentang apa yang perlu kita lakukan,” kata Keats.

Rekomendasi