Epson Perbarui Lini Robot Scara, Tawarkan Teknologi Automasi Terkini

Kamis, 17 Maret 2022 10:18 Reporter : Syakur Usman
Epson Perbarui Lini Robot Scara, Tawarkan Teknologi Automasi Terkini perangkat robot SCARA All-in-One Seri T dari Epson. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Perusahaan teknologi Epson memberikan pembaruan terhadap perangkat robot SCARA All-in-One Seri T. Pembaruan ini untuk memudahkan seluruh kalangan pengguna baik pemula maupun profesional.

Team Lead Robotic Solution Business Unit (RSBU) Rudyanto Sudarman mengatakan, robot Epson seri T seperti robot SCARA All-in-One T3-B dan T6-B dibekali pemrograman Epson RC+ Express.

Epson RC+ adalah bahasa pemrograman yang mudah dipelajari dan menawarkan seperangkat alat canggih untuk mendefinisikan kembali efisiensi automasi. Teknologi ini dirancang dapat mengembangkan program robot sederhana dan kuat dengan mudah serta efisien, bahkan bagi pengguna yang masih pemula dalam pemrograman.

Epson RC+ Express juga dipercaya dapat mengatasi hambatan automasi dengan lingkungan teaching robot tanpa kode dan mudah digunakan.

"Seri T3-B dan T6-B dilengkapi Epson RC+ yang dikemas dengan fitur dan perangkat lunak pengembangan automasi industri Epson RC+ Express tanpa kode yang dirancang untuk kemudahan penggunaan. Idealnya digunakan baik untuk pengguna pemula maupun mahir," kata Rudyanto dalam rilisnya, kemarin.

Peningkatan automasi bagi robot Epson itu bertujuan dapat memenuhi permintaan produksi bersamaan dengan meningkatkan nilai produk, efisiensi pengelolaan biaya, dan memastikan keselamatan karyawan yang bekerja.

"Saat pendatang baru dan pakar berpengalaman mencari solusi automasi yang tepat, Epson Robots, produsen robot SCARA #1 di dunia, mengumumkan pembaruan untuk lini T-Series dengan T3-B dan T6-B All -in-One Robot SCARA," jelasnya.

Robot SCARA All-in-One T3-B dan T6-B yang baru, menawarkan kualitas dan kinerja tinggi dengan nilai luar biasa dengan penyederhanaan aplikasi automasi dalam menyelesaikan produksi baik yang kompleks maupun sederhana. Contohnya pengemasan, pengambilan dan penempatan, dispensing, dan inspeksi.

2 dari 2 halaman

Fitur Canggih

Robot industri all-in-one itu juga mencakup soal perangkat lunak intuitif, fitur canggih, dan andal seperti yang ditemukan di robot kelas atas Epson. Robot industri all-in-one juga dapat menjaga total biaya kepemilikan agar tetap rendah di industri otomotif, pengembangan medis, automasi laboratorium, elektronik konsumen, komponen elektronik, dan industri.

Robot SCARA baru dari Epson ini mengusung desain All-in-One, space-saving yang mencakup builtin controller yang ditempatkan di dalam robot dengan sumber daya listrik internal untuk end-of-arm tooling.

T3-B dan T6-B tersebut dipastikan kompatibel dengan rangkaian terintegrasi Epson seperti vision guidance, IntelliFlex parts feeding, teach pendant, dan interface board master dan slave field bus.

Pembaruan tambahan juga diberikan untuk desain faktor bentuk yang ditingkatkan dan kontrol gerakan yang diperbarui dengan waktu siklus yang lebih lancar dan lebih cepat. Fitur utama yang disiapkan untuk perangkat tersbut yakni perangkat bida dengan mudah dipasang dan terintegrasi dengan cepat.

"Pemasangan dalam hitungan menit, tidak seperti sistem linear-slide yang kompleks, membutuhkan lebih sedikit waktu dan uang untuk integrasi sistem," katanya.

Perangkat tersedia dalam daya 100-240 volt ini punya rendah watt dan konsumsi daya. Perangkat juga tidak memerlukan panel atau steker khusus.

"Daya built-in untuk end-of-arm tooling, menghilangkan kebutuhan sumber daya eksternal. Tidak memerlukan baterai untuk encoder, meminimalkan waktu henti dan mengurangi biaya kepemilikan secara keseluruhan," kata dia.

Sedangkan mengenai fitur perangkat lunak intuitif baru, interface visual sederhananya ditujukan untuk mempersingkat automasi dan kemudahan pemrograman Robot Epson SCARA bagi kebutuhan bisnis automasi yang terus tumbuh karena produsen berupaya meningkatkan volume dan meningkatkan kualitas, biaya, dan keselamatan karyawan.

Epson Robots, produsen robot SCARA, hadir membantu menjembatani kesenjangan dari banyaknya pendatang baru di pasar dengan pengalaman automasi terbatas dimana belum memiliki keahlian dalam bahasa pemrograman robotik berbasis teks.

[sya]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Teknologi
  3. Epson
  4. Robot
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini