Bahayakah menggunakan ponsel saat dicharge?
Merdeka.com - Akhir-akhir ini publik kembali dihebohkan dengan beberapa berita meledaknya smartphone, baik Android maupun iOS saat sedang digunakan menelepon.
Dilansir dari Hoax or Fact (23/7), faktanya, perangkat mobile terkadang mengalami korsleting arus listrik saat digunakan untuk menelepon atau menerima telepon pada saat sedang mengisi ulang baterai. Korsleting tersebut menyebabkan pengguna dapat tersengat arus listrik atau yang terburuk adalah meledak.
Seperti yang baru-baru ini terjadi pada Ma Ai Lun, wanita berusia 23 tahun meninggal setelah menjawab sebuah panggilan telpon dari ponselnya, iPhone 5. Saat itu, ponsel yang digunakan tengah dalam pengisian baterai.
Tim forensik telah mengonfirmasi bahwa kematian yang dialami oleh Lun diakibatkan oleh sengatan listrik yang berasal dari ponselnya, yaitu iPhone 5
Namun perlu dicatat bahwa kejadian tersebut sangat jarang terjadi, dan sebagian besar penyebabnya adalah kesalahan perakitan, masalah baterai atau kualitas charger yang digunakan tidak sesuai standar.
Meskipun tidak ada keterangan resmi dari para produsen smartphone apakah aman ketika menggunakan ponsel selama pengisian daya, sebagai pengguna, Anda diharapkan menggunakan perangkat ini secara bijak.
Beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai pencegahan adalah hindari menggunakan baterai dan charger palsu. Jika memang tidak perlu, hindari menelepon saat ponsel sedang dalam pengisian daya.
Jika terpaksa Anda dapat menggunakan fitur speaker atau menggunakan hands free. Setiap perangkat elektronik selalu dilengkapi dengan instruksi resmi dari produsen, luangkan waktu untuk membaca instruksi tersebut.
Agar aman menggunakan smartphone, Anda dapat mengaplikasikan beberapa tips berikut ini. (mdk/fra)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya