Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apa yang akan terjadi bila Bumerang dilempar di 0 gravitasi?

Apa yang akan terjadi bila Bumerang dilempar di 0 gravitasi? Sistem aerodinamika Bumerang © Hydrogen.Physik.Uni-Wuppertal.de

Merdeka.com - Bumerang adalah alat potong cabang pohon sekaligus senjata tradisional bagi suku Aborigin, Australia. Dalam area gravitasi atau di bumi, apabila dilempar Bumerang akan kembali ke pelemparnya. Namun, bagaimana apabila dilemparkan di tempat yang tidak punya gravitasi?

Sejarahnya, Bumerang terbuat dari tulang dan untuk memotong cabang-cabang pohon sekaligus untuk melindungi diri. Sekarang ini, Bumerang terkadang dijadikan salah satu alat olahraga (menurut Wikipedia).

Di tempat bergravitasi seperti di bumi, Bumerang selalu memutar balik apabila dilemparkan ke suatu tempat. Memutar baliknya Bumerang ketika dilemparkan dikarenakan desain dari alat ini dirancang sebagai terapan hukum aerodinamis.

Namun, apa jadinya apabila Bumerang dilemparkan di tempat yang tidak memiliki gaya gravitasi atau 0 gravitasi? Akankah alat tersebut jatuh atau akan terus meluncur sesuai arah lemparnya ataukah tetap kembali ke pelemparnya.

Sebuah video di YouTube menampilkan bahwa seorang astronot dari Jepang bernama Takao Doi mencoba membuktikan hal itu dengan melemparkan Bumerang di tempat 0 gravitasi atau luar angkasa. Ternyata setelah dilakukan beberapa kali lemparan, Bumerang tetap memutar balik.

Hal tersebut membuktikan bahwa baik di tempat bergravitasi atau tidak, Bumerang tetap akan memutar balik ke arah pelemparnya. Aerodinamika Bumerang hanya terpaku pada sisi udara saja bukan pada gravitasi.

(mdk/das)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP