Vaksin Anti Rabies
-
News •Dinkes Cianjur Catat 32 Kasus Gigitan Hewan Liar Sepanjang Awal 2026, Waspada Serangan MonyetDinas Kesehatan Cianjur mencatat 32 kasus gigitan hewan liar hingga April 2026, dengan insiden terbaru serangan monyet liar yang melukai anak. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gigitan hewan liar.
-
News •Kondisi Anak Korban Gigitan Anjing Liar Cianjur Membaik, RSUD Sayang Izinkan PulangKabar baik dari Cianjur, kondisi anak korban gigitan anjing liar di Kecamatan Campaka terus membaik dan telah diizinkan pulang setelah mendapat penanganan medis intensif. Simak detail penanganan dan respons warga terhadap insiden ini.
-
News •Dinas Peternakan OKU Timur Gelar Gebyar Vaksin Anti Rabies untuk Hewan PeliharaanDinas Peternakan dan Perikanan OKU Timur menggelar gebyar vaksin anti rabies gratis untuk kucing, anjing, dan kera, sebagai upaya pencegahan penyakit mematikan ini di wilayah tersebut.
-
News •12 Nyawa Melayang Akibat Rabies, Dinkes Bali Tegaskan Pentingnya Penanganan Rabies Bali Cepat di FaskesDinas Kesehatan Provinsi Bali mencatat 12 kematian akibat gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) hingga September 2025. Masyarakat diimbau segera mencari Penanganan Rabies Bali di fasilitas kesehatan untuk mencegah korban jiwa.
-
News •Fakta Menarik: Manggarai Pastikan Stok Vaksin Anti Rabies Aman, Ribuan Vial Siap Lindungi Warga!Dinas Kesehatan Manggarai, NTT, memastikan ketersediaan stok Vaksin Anti Rabies (VAR) bagi korban gigitan HPR. Apakah stok yang ada cukup untuk menghadapi kasus rabies?