Ranperda
-
News •Kemenkum NTT Harmonisasi Ranperda Manggarai Timur, Perkuat Kepastian Hukum DaerahKantor Wilayah Kementerian Hukum Nusa Tenggara Timur (Kemenkum NTT) bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bersinergi dalam harmonisasi Ranperda Manggarai Timur untuk menciptakan produk hukum daerah yang berkualitas dan memberikan kepastian hukum ba
-
News •DPRD Barito Utara dan Kemenkum Kalteng Sinergi Dorong Perlindungan PetaniDPRD Barito Utara bersama Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Tengah menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat pembentukan produk hukum daerah, termasuk Ranperda Perlindungan Petani Barito Utara, demi kesejahteraan masyarakat.
-
News •Kemenkum NTT Fasilitasi Penyusunan Ranperda DPRD Flores Timur, Jamin Harmonisasi HukumKanwil Kemenkum NTT memfasilitasi penyusunan Ranperda inisiatif DPRD Flores Timur, memastikan harmonisasi dan sinkronisasi peraturan daerah untuk menjamin kualitas hukum dan kepastian bagi masyarakat.
-
Politik •DPRD Gowa Sahkan Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah, Perkuat Tata Kelola AsetDPRD Gowa resmi menetapkan Ranperda tentang perubahan pengelolaan barang milik daerah pada awal tahun 2026, menandai komitmen Pemkab Gowa untuk tata kelola aset yang lebih transparan dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat.
-
Ekonomi •Perkuat Kinerja, Pemprov Sumut Ajukan Ranperda Penambahan Modal Bank Sumut via Aset DaerahPemprov Sumut ajukan Ranperda Penambahan Modal Bank Sumut melalui aset daerah. Langkah ini bertujuan perkuat kinerja, jaga kepemilikan saham, dan dukung transformasi menuju KBMI 2.
-
News •Fakta: 114 Rancangan Harmonisasi Produk Hukum Daerah Disetujui di Sulsel, Kemenkum Perkuat Tata KelolaKanwil Kemenkum Sulsel sukses mengharmonisasi 114 Rancangan Produk Hukum Daerah dari tiga kabupaten. Temukan bagaimana upaya ini memperkuat tata kelola pemerintahan di Sulawesi Selatan.
-
Politik •Tahukah Anda? DPRD Maluku Janji Percepat Perda Perlindungan Hak Adat, Ini Alasannya!DPRD Maluku berkomitmen mempercepat pembahasan Ranperda Perlindungan Hak Adat menyusul desakan ribuan mahasiswa. Apa saja tuntutan Aliansi Masyarakat Maluku yang memicu janji ini?